'Matahari' Baru Amien Rais, Nasibnya Benderang atau Temaram?

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 16:33 WIB
Putra Amien Rais, Hanafi Rais hadir diantara massa aksi kawal Amien Rais di Polda Metro Jaya, Jakarta. Hanafi hadir untuk mendampingi pemeriksaan sang ayah.
Ilustrasi. Hanafi Rais mengepalkan tangan (Ari Saputra/detikcom)

Kemudian menurut Adi, sejumlah tokoh PAN kembali masuk dalam struktur partai, seperti Soetrisno Bachir, yang menggantikan Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN, dan Hatta Radjasa, yang menerima mandat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai.

"Dua figur ini bisa membuat PAN kembali pulih dari hengkangnya loyalis Amien Rais. Mengutip kata Mumtaz (Rais), hilang satu matahari maka akan muncul ribuan matahari lainnya. Dua matahari (Hatta dan Soetrisno) kan sudah kembali ke PAN," ujar Adi yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.

Mau tidak mau, lewat partai baru yang akan didirikan, Amien dan loyalisnya pasti mengincar pemilih PAN. Namun, menurut Adi, figur Amien Rais atau loyalisnya secara signifikan tak akan sanggup. Kalau tidak, nasib partai sempalan itu tak akan lebih baik dari pecahan PAN sebelumnya, Partai Matahari Bangsa, yang temaram.

"Kalau hanya bikin parpol baru, tak terlampau sulit. Yang sulit itu lolos ke Senayan karena ambang batas parlemen masih tinggi. Justru akan jadi pukulan telak dua kali kalau partai baru nantinya tak lolos Senayan. Sudah keluar dari PAN, partai barunya tak lolos parlemen. Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga pula," ujar Adi.

Karena itu, Adi menduga, loyalis Amien Rais saat ini sedang berhitung strategi yang akan diambil karena mereka berada dalam posisi dilematis. Terutama mereka yang berada di posisi kunci sebagai anggota DPR atau diberi jabatan struktural di partai.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3