Round-Up

Seruan MUI Se-Indonesia Desak Jokowi Tolak TKA Asal China

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 09:21 WIB
TKA China
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh, yang dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan perihal surat yang dikirimkan kepada Jokowi.

"Difaksimile, dikirim, dan ada yang antar, jadi semua sudah memenuhi untuk syarat, termasuk Pak Ali Ngabalin minta di-WA, sejak kemarin sudah," tulisnya, Sabtu (2/5/2020).

Sebagai wakil rakyat, ia pun berharap agar surat yang disampaikan tersebut setelah melalui sidang paripurna dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menghentikan 500 TKA.

Dia berharap pemerintah pusat memaksimalkan pekerja lokal. Ia menilai penolakan terhadap kedatangan 500 TKA dengan tujuan ke perusahaan pemurnian nikel, yakni PT VDNI dan PT OSS, tidak tepat. Pasalnya, saat ini kita sedang dihadapkan oleh wabah pandemi Corona, yang asalnya dari Wuhan, China.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan menunda rencana kedatangan 500 TKA asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara, sampai menunggu kondisi dalam keadaan normal dan dinyatakan aman.

Kepala Biro Humas Kemnaker R Soes Hindharno mengatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menginstruksikan kepada Plt Dirjen Binapenta Aris Wahyudi untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait merebaknya polemik rencana kedatangan 500 TKA China tersebut.

"Kami putuskan untuk menunda rencana kedatangan 500 TKA sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19. Selanjutnya kami akan terus berkoordinasi dengan Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi terkait hal tersebut," kata Karo Humas Soes dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).

Penundaan ini telah memperhatikan usulan dan aspirasi yang berkembang terkait rencana kedatangan 500 TKA China ke Konawe, Sulawesi Tenggara, khususnya pandangan Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ketua DPRD Sulawesi Tenggara yang telah disampaikan melalui surat resmi.

Halaman

(aan/aan)