Di Desa Ini Warga Diajak Nabung buat Bayar Pajak Bumi dan Bangunan

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 11:35 WIB
BRI
Foto: dok. detikcom/Didik Dwi H
Purworejo -

Mengajak masyarakat desa untuk gemar menabung ke bank memang bukanlah hal yang mudah. Setidaknya itu yang dirasakan Wakil Kepala Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Ponco Daryanto

Ia mengatakan dari dahulu bahkan hingga saat ini masih banyak warga yang masih sungkan datang ke bank untuk menabung. Ponco mengaku warga desanya lebih memilih menyimpan uang di bawah bantal dan bumbung bambu dibandingkan di bank.

"Memang kalau dulu saya sudah matur kalau sistemnya tradisional, warga masih banyak yang nabung di bawah bantal, di dalam bumbung. Akibatnya ada beberapa uang yang sudah tidak bisa digunakan lagi dan berisiko tinggi hilang," jelasnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Jarak Desa Tegalsari yang berada di ujung utara Kabupaten Purworejo ini memang terpaut cukup jauh dari Kota Purworejo. Lantaran itu, masyarakat menjadi berpikir dua kali untuk datang ke bank, apalagi hanya untuk menabung uang 'recehan'.

Untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang suka menyimpan uang di bawah bantal hingga bumbung bambu, Ponco pun giat mensosialisasikan tentang pentingnya menabung di bank. Lalu sejak bank masuk desa pada 2010 silam, warga mulai tergerak untuk menabung di bank.

"Kami juga sudah mensosialisasikan kepada warga untuk gemar menabung di bank. Karena nabung itu kan nanti bisa digunakan untuk keperluan ke depannya," tambahnya.

Tak hanya sosialisasi, Ponco juga membuat sebuah program wajib menabung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk warga desa. Lewat program ini, ia ingin masyarakat desa melalui Dasawisma dan PKK rutin menabung minimal Rp100 ribu per bulan.

Dengan mengandalkan tabungan Teman Simpedes dari BANK BRI, Ponco mengajak masyarakat untuk menabung di agen BANK BRI atau biasa disebut Agen BRILink yang ada di desa tersebut.

"Kami dari pemerintah desa juga sedang mencanangkan program tabungan PBB (pajak bumi dan bangunan) lewat Dasawisma dan lewat ibu-ibu PKK. Tujuannya untuk meringankan warga saat jatuh tempo pembayaran PBB mereka sudah memiliki uang. Karena di Desa Tegalsari ini yang paling dekat itu BANK BRI, maka kita akan kerja sama dengan BANK BRI melalui Teman Simpedes dan Agen BRILink," tukasnya.

BANK BRI Unit Bruno merupakan bank terdekat yang berjarak 7 kilometer (km) dari Desa Tegalsari. Melalui BANK BRI Unit Bruno ini, Agen BRILink mulai merambah desa-desa di Kecamatan Bruno, termasuk Desa Tegalsari.

Kepala BRI Unit Bruno, Imam Sujono, menjelaskan Teman Simpedes merupakan fasilitas tambahan dari Tabungan BRI Simpedes. Melalui Teman Simpedes, nasabah atau masyarakat bisa menabung dan menambah saldo melalui Agen BRILink. Sejak disosialisasikan Mei 2019, saat ini Desa Tegalsari sudah memiliki sekitar 40 nasabah Teman Simpedes.

"Tujuannya yang paling bagus yaitu bagaimana membudayakan masyarakat untuk sadar menabung, yang dari dulu mungkin nabungnya hanya pakai bambu atau pakai tabung celengan jago zaman dulu nah sekarang diubah dibudayakan untuk menabung pakai Teman Simpedes," ujarnya.

Imam juga mengatakan bahwa masyarakat cukup antusias dengan kehadiran Teman Simpedes di Desa Tegalsari. Hal itu terlihat dari peningkatan transaksi Agen BRILink dan respon masyarakat terhadap fasilitas tabungan dari BANK BRI ini.

"Antusias sekali, karena dilihat dari peningkatan transaksi di Agen BRILink kami cukup tinggi dan apresiasi masyarakat untuk Teman Simpedes cukup bagus," tandasnya.

Seorang nasabah Teman Simpedes, Titik Rohyana, mengaku terbantu dengan adanya Teman Simpedes karena ia tak perlu jauh-jauh ke kantor cabang untuk menabung. Ia juga bisa dengan mudah menabung modal dagangannya di Teman Simpedes, dan mengambilnya sewaktu-waktu.

"Saya nabungnya di BANK BRI. Tapi semenjak ada program Teman Simpedes saya masukkan lewat Teman Simpedes. Soalnya kalau nabung langsung di kantornya itu kan jauh, paling enggak 7 kilometer (km), terus saya masukkan aja itu di Agen BRILink yang dekat dengan rumah saya," katanya.

Ia berharap masyarakat Desa Tegalsari bisa memanfaatkan kehadiran Teman Simpedes. Sebab, selama ini ia melihat masih banyak warga yang menabung di karung dan bumbung bambu sehingga membuat uang yang disimpan menjadi rusak.

"Untuk teman-teman Desa Tegalsari saya sih sarankan untuk menabung di Teman Simpedes BANK BRI. Soalnya kan selama ini masih ada yang nabung di karung bekas tepung, ada juga yang nabung di bambu-bambu, itu kan bisa buat uangnya rusak. Kalau nabung di Teman Simpedes insyaallah lebih aman dan lebih nyaman," pungkasnya.

(akn/ega)