Diduga Aniaya Istri, Penjual Roti Keliling di Bogor Ditangkap

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 12:20 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Foto: Ilustrasi KDRT (Dok. iStock)
Bogor -

Polisi menangkap seorang penjual roti keliling di Bogor, Jawa Barat. Penjual roti tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap istri sirinya, SM (17).

"Sudah diamankan di Polsek," kata Kapolsek Parungpanjang Kompol Nundun Radiaman ketika dihubungi, Senin (4/5/2020).

Nundun menyebut korban mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan disekap pelaku. Polisi mendapati pelipis mata korban terluka, namun tak ada luka lebam di bagian tubuh korban lainnya.

"(Korban dan pelaku) tinggal berdua, belum punya anak. Menikah sirih. (Luka) di kening saja, di atas mata sebelah kanan, katanya dibenturkan ke lantai. Pelipis sebelah kanan yang luka. Lagi divisumkan," ujar Nundun.

Nundun menuturkan penyidik masih mendalami pengakuan korban terkait adanya penyekapan. Karena, lanjut dia, polisi tak menemukan adanya barang bukti tali, bogor atau alat-alat yang digunakan untuk menyekap seseorang, berdasarkan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP).

"jadi masih kita lakukan pemeriksaan. Tapi berdasarkan TKP, pengecekan TKP kemarin, di mana sebetulnya dalam rumah itu tidak ada penyekapan. Misalnya diikat, di borgol, dia (korban) leluasa dalam rumah. Dan untuk keterangan sementara dari pelaku suaminya ini, dia (korban) juga pegang kunci rumah. Makanya masih kita dalami ya," ucap Nundun.

Namun terkait tindak penganiayaan, sambung Nundun, pelaku mengakui perbuatannya. "Iya, kekerasannya ada," ucap dia.

(aud/aud)