Round-Up

Geger Adu Tembakan Korut Vs Korsel di Zona Perbatasan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 04:02 WIB
Pos perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan militer (AFP)
Pos perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan militer (AFP)
Jakarta -

Sehari setelah kemunculan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Korea Utara (Korut) kembali membuat geger publik. Sebab, militer Korea Utara meletuskan tembakan ke arah zona perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel).

Dilansir AFP, Minggu (3/5), zona demiliterisasi itu membagi kawasan semenanjung. Adu senjata terjadi setelah kemunculan Kim Jong Un. Kim hampir tiga minggu absen dari hadapan publik dan memicu spekulasi kuat tentang kondisi kesehatannya.

Pos penjagaan Korea Selatan diserang beberapa tembakan dari Utara. Tak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

"Militer kami merespons dengan dua serangan tembakan dan pengumuman peringatan sesuai dengan manual kami," kata Kepala Staf Gabungan Korsel Seoul.

Otoritas Korsel dan Korut Saling Komunikasi Lewat Hotline Militer

Otoritas Korea Selatan mengatakan sedang berkomunikasi dengan Korea Utara melalui hotline militer. Mereka berbicara untuk mengetahui penyebab peristiwa itu.

Kedua negara Korea ini secara teknis tetap berperang setelah Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953. Terlepas dari namanya, zona demiliterisasi adalah salah satu tempat yang paling dibentengi di bumi, penuh dengan ladang ranjau dan pagar kawat berduri.

Meredakan ketegangan militer di perbatasan mereka adalah salah satu kesepakatan yang dicapai antara Kim dan Presiden Korsel Moon Jae-in pada pertemuan puncak di Pyongyang pada September 2018.

Namun sebagian besar kesepakatan belum ditindaklanjuti oleh Korea Utara, dengan Pyongyang sebagian besar memutus kontak dengan Seoul.

Selanjutnya
Halaman
1 2