Round-Up

Napas (Setengah) Lega Romahurmuziy di Kala Bebas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 06:46 WIB
Romahurmuziy bebas dari Rutan KPK
Romahurmuziy (Foto: dok. ist)

Atas putusan tersebut, Maqdir Ismail selaku kuasa hukum Rommy menyebut harusnya kliennya itu bisa bebas akhir April ini. Dia berharap KPK mematuhi putusan PT DKI

"Iya (harusnya bebas), tapi lebih baik tanya KPK, apa pendapat KPK. Tapi kan dia menjalani hukuman 1 tahun, jadi harusnya bebas tanggal 30 April ini kalau gak salah. Karena kan Pak Rommy sempat dibantarkan penahanannya," kata Maqdir saat dihubungi, Jumat (24/4).

Sementara itu, KPK mengajukan kasasi ke MA atas putusan tersebut. KPK mengatakan ada 3 alasan pokok yang mendasari KPK untuk mengajukan kasasi ke MA. Berikut tiga alasan tersebut:

-Majelis hakim tingkat banding telah tidak menerapkan hukum atau menerapkan hukum tapi tidak sebagaimana mestinya. Hal itu terlihat dalam pertimbangan majelis banding terkait adanya penerimaan sejumlah uang oleh terdakwa tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada terdakwa. Padahal jelas-jelas uang tersebut telah berpindah tangan dan beralih dalam penguasaan terdakwa.

-Majelis hakim tingkat banding juga tidak menerapkan hukum atau menerapkan hukum pembuktian tidak sebagaimana mestinya, pada saat mempertimbangkan mengenai keberatan penuntut umum terkait hukuman tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik. Dengan tidak memberikan pertimbangan hukum yang jelas terkait ditolaknya keberatan Penuntut Umum tersebut.

-Majelis hakim tingkat banding tidak memberikan pertimbangan yang cukup terkait penjatuhan pidana kepada terdakwa yang terlalu rendah.

Terkait dengan penahanan Rommy, KPK menyebut hal itu merupakan kewenangan MA. Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, lantas merespons hal tersebut.

Andi menjelaskan MA pada prinsipnya sudah menerima pengajuan kasasi dari KPK. Selain itu, Andi juga mengatakan bila MA mengeluarkan penetapan penahanan pada Rommy yang berlaku pada hari pernyataan kasasi yaitu 27 April 2020.

Namun, menurut Andi, masa penahanan Rommy diketahui sudah sama dengan putusan terakhir yang dijatuhkan yaitu dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Untuk itu Andi menyebutkan bila Rommy dapat dibebaskan.

"Dari laporan kasasi tersebut ternyata penahanan yang dijalani terdakwa telah sama (sesuai) dengan pidana penjara yang dijatuhkan oleh PT DKI Jakarta yaitu 1 tahun penjara. Menurut KUHAP dan Buku II MA, Ketua PN dapat memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari tahanan demi hukum," kata Andi.

"Kendati demikian, dalam penetapan penahanan yang dikeluarkan oleh MA tetap dicantumkan klausul bahwa penahanan terdakwa sudah sama dengan putusan yang dijatuhkan oleh PT DKI sehingga terdakwa dapat dikeluarkan dari tahanan demi hukum," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3