KKP Bagikan Masker dan Vitamin di Kawasan Konservasi Perairan Nasional

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 18:13 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan sebanyak 5.635 masker kain dan 4.030 tablet vitamin Becom-C kepada masyarakat pesisir dan pelaku wisata di wilayah KKPN melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang mulai dari 20 hingga 28 April 2020.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Aryo Hanggono menegaskan bahwa bantuan alat pelindung diri (APD) yang diberikan BKKPN Kupang merupakan komitmen KKP untuk mendampingi masyarakat selama bencana wabah COVID-19.

"Bantuan berupa 5.635 buah masker kain dan 4.030 tablet vitamin Becom-C diberikan langsung kepada masyarakat pesisir dan pelaku wisata, sebanyak 1.200 masker untuk keluarga nelayan menengah dan kecil serta penjual ikan di 5 wilayah kelurahan Kota Kupang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2020).

Selain itu, bantuan juga diberikan langsung kepada nelayan kecil, pembudidaya rumput laut, dan pelaku wisata lokal di 4 desa Taman Nasional Laut Sawu.

Adapun bantuan sebanyak 2.015 masker dan 4.030 tablet vitamin Becom-C. Para nelayan kecil dan pelaku wisata lokal wilayah Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra dan wilayah TWP Kepulauan Kapoposang masing-masing diberikan 1000 masker, serta sebanyak 420 masker diberikan untuk pelayan di wilayah TWP Kepulauan Padaido.

"Penyerahan bantuan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol COVID-19," imbuhnya.


Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat, termasuk masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan konservasi perairan. Pasalnya mereka selama ini memanfaatkan kawasan konservasi perairan sebagai daerah usaha ekonomi melalui kegiatan penangkapan ikan, budidaya ikan, dan pariwisata alam perairan.

Terkait penurunan aktivitas di dalam dan di sekitar kawasan konservasi selama pandemi COVID-19, aktivitas penangkapan dan budidaya ikan masih berlangsung dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan nelayan.

Kepala Desa Tablolong, Kabupaten Kupang Nggadas sangat mengapresiasi dan menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ia berharap bantuan dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan warga desa di tengah pandemi COVID-19.

"Saya sebagai perwakilan dari masyarakat Desa Tablolong menyampaikan banyak terima kasih karena BKKPN Kupang merupakan instansi pemerintah yang pertama memberikan bantuan ini. Selain itu dengan adanya bantuan ini juga sangat membantu desa dalam memberikan masker kepada masyarakat karena di situasi seperti saat ini banyak pemotongan anggaran sehingga pengadaan masker pun juga terhambat," ungkapnya.

Kepala BKKPN Kupang, Ikram M. Sangadji menyampaikan bahwa pemberian bantuan kepada masyarakat di kawasan konservasi merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat melawan pandemi.

Selain bantuan kegiatan, pemantauan kawasan dan monitoring terumbu karang tetap dilakukan oleh pihaknya melalui unit kerja di kawasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan penangkapan ikan dan budidaya rumput laut terus berlanjut dan menjamin tidak terjadi aktivitas destructive fishing.

"Penurunan aktivitas pariwisata alam perairan pada masa pandemi COVID-19 diharapkan dapat mempercepat proses recovery secara alami sehingga meningkatkan kesehatan karang, kelimpahan ikan karang, populasi dan kehadiran biota laut yang dilindungi," pungkasnya.

(mul/mpr)