Round Up

Giliran Ravio Patra yang Lapor Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 09:07 WIB
Ravio Patra
Foto: Safenet
Jakarta -

Kasus yang melibatkan aktivis Ravio Patra terus berlanjut. Kali ini giliran Ravio yang melaporkan kasus dugaan peretasan akun WhatsApp (WA) miliknya ke Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum Ravio Patra, Era Purnamasari, mengatakan Ravio didampingi tim kuasa hukum melaporkan kasus dugaan peretasan ke Polda Metro Jaya pada hari Senin sekitar pukul 17.00 WIB. Laporan tersebut diterima dengan bukti lapor bernomor TBL/2528/IV/YAN 2.5/2020 SPKT PMJ tertanggal 27 April 2020.



Era mengatakan, dalam laporan Ravio melaporkan dugaan tindak pidana peretasan sesuai dengan UU 19 tahun 2016 tentang ITE. Dengan adanya laporan ini, Ravio berharap polisi mengusut tuntas kasus dugaan peretasan tersebut.

"Dalam laporan tersebut, Ravio melaporkan dugaan tindak pidana peretasan atau menerobos sistem elektronik sebagaimana Pasal 30 ayat (3) jo 46 ayat (3) UU 19 Tahun 2016 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," ujar Era dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/202).

"Melalui laporan kepada pihak kepolisian, Ravio berharap agar polisi segera memproses kasus ini sehingga terungkap siapa peretas dan apa maksud tujuannya," sambungnya.


Menurut Era, kasus dugaan peretasan yang dialami Ravio sebagai salah satu ancaman terhadap para pegiat HAM dan demokrasi. Selain ke polisi, Ravio akan melaporkan kasus dugaan peretasan tersebut ke salah satu perusahaan provider seluler.

"Selain itu, Ravio melalui kuasa hukumnya juga akan membuat laporan resmi kepada provider seluler," tuturnya.

Informasi soal keberadaan pesan dari nomor Ravio itu disampaikan ke Polda Metro Jaya, salah satunya, oleh Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Horas Marisi Silaen.

Simak video Senang Ravio Patra Dibebaskan, Ini Pesan Mahfud MD:

Selanjutnya
Halaman
1 2