BNPB: Sudah Ada 37 Laboratorium Uji PCR Tersebar di Indonesia

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 21:27 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Ke depannya, kata Agus, pemerintah akan mempersiapkan 48 laboratorium yang bisa difungsikan untuk menguji spesimen COVID-19. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang menargetkan Indonesia bisa melaksanakan 10 ribu tes COVID-19 per harinya.

"Kemudian ini percepatan targetnya, presiden minta gugus tugas bisa lakukan 10 ribu tes per hari. Laboratorium sudah kita siapkan, sekitar 48 (laboratorium) yang disiapkan. Semoga ada tambahan lagi," ujarnya.

Lebih jauh, Agus menyebut Gugus Tugas telah melakukan pengadaan reagen sebanyak 758,834. Selain itu, Gugus Tugas juga sudah berkoordinasi dengan beberapa Kementerian dan lembaga dalam pengadaan alat tes COVID-19.

"Kemudian reagennya sudah kita cari tanggal 19 kemarin datang dari Korsel (50,000 reagen), 22 datang dan seterusnya. Kita akan terus berusaha," katanya.

"Kemudian mesin PCR BUMN ada 18 (alat) ini di pasang di Jakarta, Pelni dan Pertamina. Ini kapasitasnya bisa 25 ribu per hari tapi saat ini baru jalan satu. Kita perkuat testingnya supaya bisa testing massive. Kemudian ada alat dari indika foundation dan Kemenkes kita perkuat juga tesnya, kita aktifkan alatnya sehingga bisa capai 10 ribu tes/hari," sambungnya.


(fas/fas)