Round-Up

Babysitter Rekayasa Penculikan Siksa Diri Dalam Tahanan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 07:58 WIB
Polisi ungkap kasus rekayasa penyekapan babysitter di Palembang (Raja Adil-detikcom)
Foto: Polisi ungkap kasus rekayasa penyekapan babysitter di Palembang (Raja Adil-detikcom)

Dijelaskan Suryadi, Wulan kerap menangis dan memberontak selama ditahan terkait kasus yang mejeratnya. Bahkan, ia sampai membenturkan kepalanya ke dinding tahanan.

"Ia memberontak terus, kepalanya selalu dibenturkan ke dinding. Cenderung ingin melukai tubuhnya dan itu cukup beresiko," tegas Suryadi.

Usai melakukan kajian dengan psikolog Polda Sumsel, penyidik pun akhirnya memutuskan untuk menjadikan Wulan tahanan Kota. Dia diserahkan pada pihak keluarga yang berada di Palembang.

"Proses hukum tetap jalan, tapi penahanan kita buat tahanan. Karena lebih dekat sama kakak kandung, maka kita titip ke sana dan terus kita pantau," kata Suryadi.

Menurut Suryadi, sebelum membenturkan kepala ke dinding, Wulan pernah mencoba melakukan aksi bunuh diri. Caranya ialah dengan memecahkan gelas kaca penyidik dan kemudian menyayatkannya ke tangan kiri.

Aksi Wulan ini membuat seluruh penyidik di ruang pemeriksaan terkejut. Dia akhirnya dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dapat penanganan khusus.

Halaman

(rdp/rdp)