3 Skenario Pemprov Jatim Jika Kedatangan Pemudik di Tengah Pandemi Corona

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 17:57 WIB
Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona
Jakarta -

Pro-kontra wacana mudik di tengah pandemi virus Corona kini masih berlangsung. Pemerintah pusat hingga kini masih belum memberikan sinyal jelas terkait tetap atau tidak diberlakukannya mudik Lebaran tahun ini. Namun Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah menyiapkan beberapa langkah jika wilayahnya kedatangan masyarakat yang akan mudik ke seluruh wilayah Jatim.

"Jadi untuk pemudik yang akan masuk ke Jatim, Gubernur sudah bersurat ke bupati dan wali kota mengenai kesiapan ini. Ada tiga aspek yang kita lakukan. Pertama, kita akan melakukan screening pendatang dan barang," kata Kepala Bakesbangpol Jatim Jonathan Judyanto dalam diskusi virtual bertajuk 'Siapa Mudik di Tengah Pandemi?', Senin, (20/4/2020).

Jonathan menjelaskan, screening para pendatang tersebut akan dilakukan di seluruh pintu masuk wilayah Jawa Timur, baik itu Kabupaten Kota hingga pintu masuk menuju desa-desa. Dia mengatakan, dari hasil screening tersebut jika ditemui pendatang yang diketahui dalam kondisi sehat, maka pihaknya akan mewajibkan yang bersangkutan untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari penuh.

"Kalau rumahnya tidak cukup layak, maka pemerintah desa dan kelurahan itu sudah ada 6.900 desa yang telah menyiapkan balai desanya atau sekolah dasar untuk mereka isolasi mandiri," tutur Jonathan.

"Lalu kalau mereka kondisi fisiknya tidak sehat, kalau pneumonianya sedang itu dirujuk ke rumah sakit biasa, tapi kalau pneumonia-nya berat dirujuk rumah sakit untuk penanganan positif confirmed," sambungnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2