3 Skenario Pemprov Jatim Jika Kedatangan Pemudik di Tengah Pandemi Corona

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 17:57 WIB
Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona

Lebih lanjut, Jonathan juga mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan antisipasi kedatangan para pekerja migran dari luar negeri menuju Jatim. Dia menyebutkan, antisipasi tersebut berupa pemberlakuan rapid test kepada para pekerja migran tersebut.

Jonathan menuturkan sejauh ini sudah ada 5 gelombang kedatangan pekerja migran dari Malaysia ke wilayah Jawa Timur. Adapun para pekerja migran yang hasil rapid test-nya baik, sebut Jonathan, akan diperkenankan untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Kemarin sudah ada 5 gelombang masuk pekerja migran dari Malaysia sebanyak 722 orang dan sudah dilakukan rapid test. Kemudian kita siapkan bis, lalu kita antar mereka ke kabupaten/kota masing-masing. Di sana mereka diterima oleh pemda, Dandim, dan kapolres untuk kemudian diantar ke desa untuk mereka isolasi mandiri selama 14 hari," sebut Jonathan.

Sosialisasi hidup sehat, lanjut Jonathan, kemudian menjadi langkah kedua yang disiapkan oleh Pemprov Jawa Timur dalam mengantisipasi kedatangan para pemudik. Sosialisasi tersebut akan diberlakukan di seluruh tingkat desa wilayah Jatim.

Untuk mendukung hal itu, Jonathan mengatakan jika pihaknya akan memberlakukan patroli rutin yang dilakukan oleh Babinsa dan didukung oleh puskesmas setempat untuk memastikan masyarakat menggunakan masker serta berdisiplin melaksanakan isolasi mandiri.

"Patroli oleh Babinsa dan puskemas itu untuk mendorong masyarakat melakukan pola hidup sehat, disiplin melakukan isolasi. Jadi saya kira itu yang dilakukan pemerintah Jawa Timur untuk menerima pekerja migran atau pemudik yang mau masuk ke Jawa Timur," pungkas Jonathan.

Halaman

(zlf/zlf)