Bagi Sembako Berujung Dipolisikan, Gubernur Gorontalo: Saya Siap Dipenjara

Ajis Khalid - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 22:38 WIB
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie
Foto: Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Ajis Khalid/detikcom)
Gorontalo -

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, kembali angkat suara terkait pembagian sembako di depan rumah dinasnya yang dipolisikan warga. Gubernur Gorontalo dua periode ini menegaskan siap bertanggungjawab atas perbuatannya walaupun harus dibui.

"Saya siap untuk ditahan, saya siap masuk penjara bahkan mati pun saya siap. Yang penting warga saya tidak ada yang mati karena pembagian sembako," tegas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Minggu (19/4/2020) di sela-sela pembagian sembako di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo.

Rusli mengaku pembagian sembako yang berujung ke polisi sudah beredar luas. Bahkan teman-teman di luar Gorontalo dan keluarganya sudah mengetahui kejadian pelaporan ini.

"Saya mendapatkan telepon dari teman-teman di luar Gorontalo mereka baca di media sosial. Bahkan keluarga saya mereka baca, Gubernur Gorontalo dilaporkan seseorang karena membagi bagi sembako. Bagi saya ini tidak masalah, saya siap dipanggil dan saya siap mengklarifikasi. Dan itu kalau saya dikatakan salah oleh penyidik saya siap dihukum demi rakyat Gorotalo saya. Karena apa yang saya buat dengan keluarga dengan pemerintah provinsi dan kabupaten kota itu semata-mata membantu masyarakat yang terkena COVID-19 ini," tegas mantan bupati Gorontalo Utara ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2