Kemenhub Batasi Angkutan Mudik, Maksimal Penumpang 50% dari Kapasitas

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 12 Apr 2020 05:49 WIB
Penumpang menaiki bus Antar Kota Antar Provinsi di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu (29/3/2020). Kementerian Perhubungan mengimbau agar warga membatalkan niatnya pulang kampung, untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Angkutan mudik lebaran tahun 2020 akan dibatasi sebanyak 50% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Kebijakan itu tertuang pada Permenhub nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona.

"Antar tempat duduk dibatasi jarak satu meter dan kapasitas penumpang yang bisa diperbolehkan menaiki angkutan umum maksimal sebesar 50% dari jumlah kapasitas kursi yang ada pada kendaraan," bunyi petunjuk teknis pengendalian mudik 2020 yang tertuang dalam Permenhub 18/2020 saat dilihat detikcom, Minggu (12/4/2020).

Sementara itu, penumpang harus memiliki tiket sebelum jadwal keberangkatan. Serta tidak diperkenankan membonceng sepeda motor saat berangkat ke terminal.

"Kepastian tiket sudah diperoleh sebelum berangkat ke terminal membawa surat keterangan sehat. Berangkat ke terminal tidak naik motor sebagai penumpang karena tidak memenuhi syarat physical distancing," katanya.

Penumpang juga diwajibkan memakai masker selama perjalanan mudik. Serta dalam kondisi sehat.

"Harus memakai masker. Pastikan stamina dalam kondisi sehat. Tidak membawa barang yang berlebih. Menyiapkan bekal makanan dan minuman sesuai dengan lamanya perjalanan bus," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2