Round-Up

Horor Rencana Teror Penusuk Wiranto Bersama 'Jack Sparrow'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 09:41 WIB
Berikut video detik-detik Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh SA alias Abu Rara. Dalam video ini terlihat jelas Abu Rara menusuk Wiranto sebanyak 2 kali.
Foto: Abu Rara saat menusuk mantan Menko Polhukam Wiranto (20Detik)

Dakwaan Jaksa dalam Kasus Penusukan Wiranto

Abu Rara didakwa bersama-sama dengan istrinya, Fitria Diana alias Fitria Adriana melakukan aksi teror yakni menusuk Wiranto serta petugas kepolisian, yang dalam kasus ini merupakan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

"Terdakwa bersama-sama saksi Fitria Diana alias Fitria Adriana melakukan pemufakatan jahat, persiapan, percobaan atau pembantuan untuk melakukan tindak pidana terorisme dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan bermaksud untuk menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan melibatkan anak," ujar jaksa Herry.

Jaksa menyebut Abu Rara dan istrinya telah bertekad berjihad dan memerangi orang-orang yang dinilai mereka sebagai thogut. Abu Rara dan istrinya, disebut jaksa, terpapar pahgam radikal sejak mengikuti kajian agama di grup media sosial, serta terinspirasi melakukan jihad dari video-video ceramah Abu Bakar Baasyir dan Aman Abdurrahman.

"Bahwa tekad terdakwa untuk amaliyah jihad memerangi thogut maupun anshor thogut baik menggunakan peledak bom, senjata api, ataupun senjata tajam, kapan pun dan dimanapun selama ada kesempatan, telah tertanam di hati terdakwa sejak mengikuti kajian di grup medsos serta video dan foto perjuangan kaum muslimin di Suriah maupun ceramah-ceramah Abu Bakar Baasyir dan Aman Abdurrahman," kata jaksa.

Jaksa mengatakan Abu Rara sudah menyiapkan diri untuk melakukan tindakan teror dengan berlatih fisik. Abu Rara juga disebut jaksa memiliki peralatan senjata tajam lengkap seperti pisau kunai dan pisau kartu yang didapat secara online.

Abu Rara mulai melakukan rencana penusukan Wiranto setelah dirinya tahu Wiranto akan datang ke Alun-alun Menes, Pandeglang, Jawa Barat. Abu Rara, kata jaksa, langsung mengatur rencana untuk menusuk Wiranto dan anggota TNI-Polri yang ada di situ.

Abu Rara juga memerintahkan sang Istri, Fitria Diana, dan anaknya menyimpan sebilah pisau dan melakukan penusukan ke aparat keamanan yang berjaga.

"Saat mendengar suara helikopter sudah datang, maka terdakwa dan saksi Fitri Diana mengajak anaknya, Ratu Ayu Lestari, segera bergegas menuju alun-alun Menes untuk melakukan amaliyah, terdakwa menyimpan pisau kunai dalam manset tangan kiri terdakwa, sedangkan saksi Fitria menyimpan pisau kunai di dalam manset kiri, dan anak terdakwa Ratu Ayu menyimpan pisah kunai dijepitkan di gelang tangan kiri," jelas jaksa.

Jaksa juga mengatakan Abu Rara sempat memberikan arahan agar istri dan anaknya tidak saling tegur sapa saat di alun-alun Menes. Abu Rara meminta anak dan istrinya berpencar.

"Terdakwa berpesan kepada saksi Fitri dan Ratu Ayu agar nanti di alun-alun supaya tidak saling bertegur sapa seolah-olah tidak saling kena, jangan dekat, tapi jangan jauh-jauh juga," ungkap jaksa.

Singkat cerita, ketika Wiranto tiba di alun-alun, Abu Rara langsung melancarkan aksinya. Begitu Wiranto turun dari mobil warna hitam dan saat sedang bersalaman dengan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, Abu Rara langsung menusuk perut Wiranto dengan pisau kunai yang telah disiapkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3