Bikin Resah, Rumah Kos di Polman Jadi Tempat Kumpul Saat Corona Disegel Warga

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 14:01 WIB
Rumah kos di Polman disegel.
Rumah Kos di Polman Disegel (Abdy Febriady/detikcom)
Polewali Mandar -

Sejumlah warga menggeruduk salah satu rumah kos di kawasan Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Warga jengkel lantaran rumah kos itu kerap dipakai tempat berkumpul saat pandemi Corona.

"Yang pertama, sekarang kita dikhawatirkan dengan adanya virus Corona, orang dilarang berkerumun, di sini malah menjadi tempat berkerumun hingga menimbulkan banyak masalah yang meresahkan masyarakat, banyak warga yang terus berdatangan kita tidak tau asal mereka dari mana," ujar salah seorang warga, Baharuddin, Kamis (9/4/2020).

Selain mengusir para penyewa kamar, warga menyegel pintu rumah kos menggunakan papan dan balok. Sementara itu, Lurah Sidodadi, Abdul Azis Banda, menyebut tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Corona. Apalagi, menurutnya, tidak aktivitas berkumpul ini sangat berisiko di tengah pandemi.

"Kita tentu cemas, takut dengan fenomena virus Corona. Tidak ada jaminan, orang dalam kos ini tidak kena virus, jadi kita juga menjaga, tidak ada yang tertular virus Corona di antara kita semua," ungkap Abdul Azis kepada wartawan.

Lebih lanjut, Abdul Azis menerima laporan, rumah kos ini kerap menjadi tempat berkumpul muda-mudi yang bukan muhrim. Untuk itu, warga meminta agar rumah kos segera disegel.

"Bukan cuman itu, mereka kumpul-kumpul bukan muhrim jelas dilarang dalam agama, dijadikan tempat dalam tanda kutip tidak baik, saya sampaikan kos-kos ini telah lama kita pantau dan lakukan penggerebekan, kita dapat ada laki-laki dan perempuan bukan muhrim, si pemilik sudah kita sampaikan tapi tidak diindahkan, berkepanjangan, dan puncaknya hari ini," bebernya.

Rumah kos ini dihuni penyewa yang sebagian besar di antaranya pelajar dan karyawan toko. Kendati sempat menolak pergi, para penyewa kamar akhirnya terpaksa mengemasi barang dan meninggalkan rumah kos. Untuk mengantisipasi terjadinya gesekan, aparat keamanan dari TNI-Polri dan Satpol PP ikut mengamankan situasi saat rumah kos disegel.

Dear Pemda, Ini yang Harus Diperhitungkan Jika Mau Terapkan PSBB:

(idn/idn)