Bantu Pemenuhan Alkes RS Rujukan Corona, DPR Bentuk Satgas Lawan COVID-19

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 13:56 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

DPR RI membentuk Satgas Lawan COVID-19 yang memiliki tugas membantu mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut Satgas Lawan COVID-19 ini bekerja sama dengan pengusaha atau donatur untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit (RS) rujukan dan, puskesmas dalam menangani pasien terkait virus Corona.

"Pembentukan Satgas Lawan COVID-19 ini tidak tidak menggunakan anggaran dari DPR RI, tetapi memakai anggaran iuran dari anggota DPR RI serta juga para anggota DPR akan bergotong royong ikut membantu menyumbang di daerah masing-masing melalui Satgas Lawan COVID-19," kata Dasco saat me-launching pembentukan Satgas Lawan COVID-19, di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Ketua DPR Puan Maharani hadir secara virtual dalam acara tersebut. Selain itu, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, dan sejumlah anggota DPR perwakilan fraksi, seperti Arsul Sani dari PPP, Adies Kadir dari Golkar, Ahmad Sahroni dari NasDem, Habiburokhman dari Gerindra hadir mendampingi Dasco yang merupakan Koordinator Satgas Lawan COVID-19.

Satgas Lawan COVID-19 ini dibentuk seluruh Fraksi yang ada di DPR. Satgas tersebut bertanggung jawab langsung kepada Ketua DPR Puan Maharani.

Dasco menjelaskan kerja dari Satgas Lawan COVID-19 ini tidak langsung turun ke lapangan. Dia menyebut, pihak RS dan puskesmas dapat meminta langsung kebutuhan untuk penanganan pasien terkait virus Corona ke website Satgas Lawan COVID-19.

"Mekanisme kerja satgas ini dilakukan adalah melalui aplikasi atau website #SatgasLawanCovid19.com, yang nantinya akan terhubung dengan 682 RS yang telah ditunjuk oleh pemerintah secara resmi serta puskesmas-puskesmas. Apabila membutuhkan alat kesehatan, mereka bisa mengisi form yang terintegrasi dengan aplikasi Kementerian Kesehatan untuk kebutuhan minimal 3 bulan ke depan," papar Dasco.

Isolasi Pasien di RS Untuk Keluhan Covid-19 Sedang hingga Berat:

Selanjutnya
Halaman
1 2