Instruksi Terbaru Walkot Bekasi soal PSBB hingga 'Kampanye' Pakai Masker

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 08:41 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Foto: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Isal Mawardi/detikcom)

Siap Ajukan PSBB

Rahmat Effendi memastikan wilayahnya telah siap untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pria yang akrab disapa Bang Pepen itu mengklaim Kota Bekasi telah terapkan kebijakan layaknya PSBB.

"Persiapannya sudah, tahapannya sudah, kita kan sudah melaksanakan sebenarnya, tidak boleh lagi ada (atau) menunda kegiatan keagamaan, terutama gerumul-gerumul sudah tidak boleh lagi, hal-hal yang berkenaan dengan transportasi sudah kita batasi, kecuali ada hal-hal tertentu yang penting," ujar Pepen kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Selain itu, pihaknya juga telah membatasi para pedagang atau sejumlah toko, kecuali perusahaan atau warung yang menjual sembako dan obat-obatan.



Sementara untuk ojek online di Kota Bekasi dilarang membawa penumpang. Nantinya, ojek online hanya diperbolehkan membawa makanan ataupun pengiriman barang.

"Dia hanya bergerak itu orang per orang tidak membawa penumpang, hanya sebagai transfer pengangkut barang, makanan, delivery," kata Pepen.

Kebutuhan warga selama masa PSBB, sebut Pepen, ditanggung pemerintah. Ia mendata ada 106 ribu warga miskin yang rentan terhadap penerapan PSBB.

"Terakhir presiden juga menjanjikan, kita minta kepada presiden itu bukan dari 30 atau 40 persen orang miskin akibat dari rumah tangga miskin baru kita minta sekitar 100 persen dari jumlah yang ada ke pak presiden supaya nanti itu dapat memayungi apa yang kita lakukan dalam kegiatan PSBB," tuturnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4