Viral Pasien Corona Olahraga Angkat Galon Saat Isolasi, Begini Ceritanya

Sitti Harlina - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 19:36 WIB
ilustrasi corona
Foto ilustrasi Corona
Kendari -

Viral sebuah video yang menunjukkan seorang pasien terkonfirmasi positif Corona menjalani olahraga dengan mengangkat galon di ruang isolasi. Dalam video, pasien pria (42) itu terlihat lari-lari kecil sambil mengangkat dan memanggul galon.

Diketahui, pasien positif Corona itu dirawat di ruang isolasi RS Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Aksi pasien itu direkam oleh saudarinya yang juga terkonfirmasi positif Corona dari Kabupaten Konawe. Keduanya diisolasi di ruang yang sama.

"Pasien positif Corona, namanya saudara. Adakah orang Corona begini, angkat galon," kata perekam video.

Keluarga pasien bernama Kamaruddin lalu dihubungi oleh awak media melalui pesan singkat. Kamaruddin tidak terjangkit Corona. Dia menyebut kegiatan olahraganya itu untuk menunjukkan bahwa pasien positif Corona bisa melakukan olahraga yang tidak ringan.

"Iya, benar, video itu direkam oleh kakak saya yang perempuan yang juga menjadi pasien positif. Video itu berpesan bahwa COVID-19 itu tidak perlu ditakutkan. Asalkan terus melakukan aktivitas olahraga atau semacamnya, insyaallah daya tahan tubuh kita meningkat, bisa mengeluarkan virus itu dengan cepat," kata Kamaruddin melalui WhatsApp, Rabu (8/4/2020).

Dikatakannya pula, melalui video tersebut, terlihat semua pasien terkonfirmasi positif dalam keadaan baik-baik saja.

Dikonfirmasi terpisah, Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal, membenarkan pria yang ada dalam video tersebut merupakan pasien positif Corona. Dia menyebut video yang telah viral itu membuktikan Corona bisa disembuhkan dengan mengikuti anjuran dokter.

"Iya, salah satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Secara keseluruhan sebenarnya kondisi pasien COVID-19 yang buruk itu hanya 5 persen, 95 persen dalam keadaan baik dan pasti bisa segera sembuh jika terus mengikuti anjuran dokter," katanya.

Dia juga mengatakan video itu membuktikan pasien positif COVID-19 tidak terkurung seperti dalam penjara. Meskipun diisolasi, pasien bisa tetap beraktivitas dan berolahraga dalam ruangan.

(idn/idn)