ACT dan Wardah Bagikan 3.000 Porsi Makanan Tiap Hari ke Tenaga Medis

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 16:49 WIB
ACT
Foto: Aksi Cepat Tanggap
Jakarta -

Kondisi pandemi virus Corona di Indonesia masih mengkhawatirkan, banyak pihak juga telah berpartisipasi dalam menanggulangi pandemi ini. Salah satunya adalah Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berkolaborasi dengan Wardah membagikan 3.000 porsi sedekah pangan per hari kepada para pahlawan medis.

Inisiatif baik tersebut datang dari produsen brand kosmetik Wardah, PT Paragon Technology and Innovation, dengan menggandeng ACT untuk menyalurkan amanah kepeduliannya. Melalui program CSR-nya, Wardah brand kosmetik bersinergi dengan ACT untuk memberi manfaat kepada masyarakat yang lebih luas. Niat baik ini tentunya membutuhkan kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintah, badan usaha maupun individu di Indonesia.

Dalam kolaborasinya dengan ACT, PT Paragon Technology & Innovation (Paragon) yang membawahi Wardah menjelaskan bantuan pangan yang diberikan merupakan bentuk dukungan dalam menanggulangi COVID-19. Bantuan ini diimplementasikan dalam program 'Sedekah Makan Gratis melalui Humanity Food Truck' untuk para tenaga medis di Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Fatmawati.

"Untuk memerangi virus global ini dibutuhkan ketangguhan kita bersama. Mari putus penyebaran pandemi Covid-19 dengan terus melakukan aksi baik, patuh pada anjuran pemerintah dan saling mendoakan semoga Indonesia dan seluruh negara yang sedang berjuang bisa terbebas dari wabah ini," ujar Presiden Komisaris PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

Inisiatif yang datang dari PT Paragon Technology and Innovation ini juga disambut baik oleh Direktur Kemitraan Strategis ACT Mukti. Dirinya mengatakan sinergi antara ACT dengan Wardah adalah sebuah bentuk kerja sama nasional dalam menemukan solusi terbaik dalam penanggulangan virus COVID-19. Wardah merupakan salah satu korporasi yang peduli terhadap isu dan permasalahan kemanusiaan, kerjasama dengan ACT ini memiliki tujuan untuk dapat membantu garda depan maupun para pasien sampai saat ini masih membutuhkan kita semua.

"Semoga hal ini menjadi kebaikan positif yang bisa diikuti oleh private sector lainnya. Kolaborasi ini merupakan rasa kepedulian yang kita wujudkan dalam aksi nyata dalam menciptakan impact yang lebih besar lagi," ungkap Mukti.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan terus konsisten mengimplementasikan berbagai program kemanusiaan untuk mengatasi dampak multidimensi di tengah pandemi COVID-19. Hingga saat ini, ACT terus membersamai para petugas medis dalam menjalankan tugasnya menghadapi virus Corona. Selain itu, ACT juga menyalurkan amanah melalui bantuan pangan lewat Operasi Pangan Gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan-bantuan tersebut dilakukan secara rutin sesuai jadwal implementasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak.

Saat ini, tidak hanya program pendistribusian pangan, program edukasi maupun layanan kesehatan, ACT juga telah memproduksi secara mandiri hand sanitizer di berbagai daerah. Terdapat pula program penyemprotan cairan disinfektan di berbagai fasilitas umum, dan pendistribusian masker ke berbagai daerah. 45 ribu personel Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) terkoordinasi dan siap bergerak bila dibutuhkan. Posko-posko ACT siap menerima, menampung, dan mendistribusikan bantuan bagi mereka-mereka yang terdampak COVID-19 baik yang secara langsung maupun tidak langsung.

Selain itu, bantuan berupa beras juga akan dibagikan secara gratis kepada keluarga prasejahtera sehingga, para masyarakat prasejahtera bisa fokus menghadapi virus Corona dan tidak perlu memikirkan bagaimana cara memenuhi kebutuhan pokoknya. Untuk menjalankan berbagai program kolaborasi ini, akan ada 1.000 relawan yang ikut bersama Aksi Cepat Tanggap untuk melawan corona.

(akn/ega)