Ini Siasat Orang Tua Agar Anak Nggak Bosan Belajar di Rumah

Reyhan Diandra - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 12:21 WIB
Amelia Zara
Foto: Reyhan Diandri Ghivarianto
Jakarta -

Wabah virus Corona (COVID-19) di daerah Jakarta, membuat kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di rumah masing-masing secara jarak jauh. Ditegaskan kembali dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud, seluruh proses pembelajaran dalam masa penyebaran virus Corona, akan dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran dalam jaringan (daring) atau belajar dari rumah.

Hal tersebut tentunya membuat para orang tua, harus mengawasi lebih teliti kegiatan yang dilakukan oleh anaknya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu orang tua siswa SMP Avicenna Jagakarasa yaitu Amelia Zara (41).

Amelia menyebutkan jika dalam kegiatan belajar dari rumah ini sebenarnya ada hal positif yang bisa didapatkan. "Hal positifnya itu karena dia (anaknya) pure sendirian dan gak ada teman untuk diajak bercanda, maka distraksi buat dia belajar itu minimal. Lalu dia juga punya kewajiban untuk mengumpulkan tugas dalam waktu yang dibatasi," ungkap Amelia, dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (6/4/2020).

Namun ia juga mengakui dengan pembelajaran di rumah secara mandiri, bisa membuat anaknya merasa bosan. Oleh karena itu Amelia membuat siasat untuk dapat menghilangkan kebosanan yang dirasakan oleh anaknya.

"Kalau saya di rumah ketika dia belajar ada tuh namanya, laci cemilan. Saya masukkan beberapa makanan kecil dan minuman di sana, biar dia bisa ambil sepuasnya," ungkap Amelia.

Menurut Amelia, ia juga membuatkan masakan yang diinginkan oleh anaknya. Mengingat saat ini pandemi masih menyebar, ia tidak mau anaknya untuk makan makanan dari luar rumah.

"Saya bikinin juga apa yang dia mau saat ini, soalnya kan kita semua agak paranoid ya kalau jajan di luar di saat seperti ini," jelas Amelia.

Selain memberikan laci camilan dan membuatkan makanan, Amelia juga membebaskan anaknya untuk bermain game. Namun tentunya, kebebasan tersebut diberikan saat anaknya sudah selesai mengikuti pelajaran dengan waktu yang ditentukan sekolahnya.

"Walaupun belajar di rumah, sekolah tetap memberikan waktu belajar yang pasti sesuai kebijakan sekolah. Nah setelah waktu belajar itu, saya kasih kebebasan buat dia untuk main game misalkan asal aman deh," jelas Amelia.

Amelia pun mengungkapkan jika pihak sekolah selalu mengkoordinasikan aktivitas belajar mengajar baik sebelum pandemi maupun sesudah pandemi berlangsung.

"Di sekolah sebelum pandemi berlangsung kita sudah pakai aplikasi Gredu untuk laporan belajar dia. Nah kemarin info tentang pandemi ini udah disampaikan mendadak lewat grup WhatsApp wali kelas dan orang tua murid, sehingga penyebaran informasi dari Kemendikbud untuk School from Home bisa sampai dengan cepat," pungkas Amelia.

(mul/mpr)