Ojol di Medan Anggap Larangan Angkut Penumpang Saat PSBB Ngeri-ngeri Sedap

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 13:42 WIB
driver ojol
Ilustrasi ojol (Foto: istimewa)

Pengemudi ojol lainnya, Niko, mengatakan dirinya sudah mendengar rencana larangan ojol mengangkut penumpang. Niko mengaku ngeri dengan atauran itu.

"Kalau diberlakukan, pastinya turun pendapatan. Ngeri juga kalau sempat terjadi. Belum diberlakukan aja selama hampir dua minggu ini sepi total," tuturnya.

Dia menyebut pengiriman barang lewat ojol belum banyak digunakan. Menurutnya, mengangkut penumpang lebih menguntungkan.

"Kalau barang ya sedikit uangnya, kalau penumpang lumayan," tuturnya.

Sebelumnya, layanan ojek online akan dilarang mengangkut penumpang selama PSBB diberlakukan. Namun hal itu dikecualikan dalam hal angkutan barang.

Aturan tersebut diatur dalam Permenkes No 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Penanganan COVID-19. Aturan itu tertuang dalam lampiran terkait tempat kerja yang dikecualikan untuk diliburkan.

"Layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang," demikian bunyi aturan tersebut, seperti dilihat detikcom, Senin (6/4).

Aturan terkait ojek online itu masuk pedoman terkait perusahaan komersial dan swasta yang dikecualikan untuk diliburkan. Kendati demikian, jumlah minimum karyawan wajib diterapkan.

selanjutnya
Halaman

(haf/haf)