Viral Warga PDP Sempat Ditolak RS Cuci Darah, Kini Diisolasi di RS Fatmawati

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 09:25 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) berinisial P sempat ditolak beberapa rumah sakit untuk melakukan cuci darah lantaran statusnya masuk dalam kategori PDP virus Corona (COVID-19). Selain PDP virus Corona, P juga mengidap gagal ginjal yang mengharuskannya cuci darah tiga kali dalam seminggu.

Kisah P ini viral di media sosial Twitter. Hal itu diutarakan oleh keponakan P, Dita dalam akun Twitter-nya @nigelodeon pada Jumat (3/4).

"Iya, itu thread saya," kata Dita saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (5/4/2020) malam.

Dita kemudian memperkenankan cuitannya dalam Twitter untuk dimuat. Dalam cuitnya itu, Dita juga menyertakan tangkapan layar komunikasi dengan tantenya tersebut.

"Pak Jokowi @jokowi tolong dibantu tante saya sakit gagal ginjal dan positif COVID-19. Seminggu harus cuci darah 3x tapi sudah mendatangi RS manapun dan ditolak karena PDP. Kalau tidak cuci darah kondisi badan tante saya bisa bengkak semua seperti ini. Harus bagaimana ya Pak?" kata Dita mengawali tulisannya.

Dita lalu bercerita kisah tantenya ditolak sejumlah rumah sakit berawal dari pamannya yang sakit demam dan sesak pada Senin (23/3). Sang paman seorang diri mencari rumah sakit. Keesokan harinya, tante Dita, P juga mengalami sakit lalu dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto.

"Tanggal 25 Maret om aku sampai chat minta belikan roti manis dan susu kotak karna enggak dapat makan makan juga. By the way itu chat terakhir om aku sebelum beliau meninggal. Tanggal 26 Maret om aku kritis dan baru ditanganin masuk ICU. Pada hari itu juga om aku meninggal," ujar Dita.

Prototipe Test Kit COVID-19 Buatan Indonesia Rampung Dibuat:

Selanjutnya
Halaman
1 2