Stok Masker Menipis, Gubernur Bengkulu Imbau Warga Pakai Masker Kain

Hery Supandi - detikNews
Minggu, 05 Apr 2020 09:20 WIB
orang pakai masker
Ilustrasi warga memakai masker. (Shutterstock)
Bengkulu -

Stok masker makin menipis di Provinsi Bengkulu sehingga masker mulai langka di pasar. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengimbau masyarakat tidak membeli atau menggunakan masker medis. Kenapa?

Menurut Rohidin, masker medis saat ini hanya diprioritaskan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanggulangan virus Corona ini. Dia juga meminta masyarakat memahami hal tersebut.

"Saya harap masyarakat paham dan bijak dalam menggunakan masker dan tidak lagi membeli masker medis," kata Rohidin kepada wartawan, Minggu (5/4/2020).

Atas kelangkaan ini, Rohidin menerbitkan Seruan Gubernur Bengkulu Nomor 360/525/BPBD/2020 tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Bengkulu. Rohidin mengimbau masyarakat agar menggunakan masker kain yang dapat dicuci-pakai.

Berikut ini Seruan Gubernur Bengkulu untuk seluruh masyarakat:

1. Selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa terkecuali.
2. Menggunakan jenis masker kain minimal dua lapis yang dapat dicuci.
3. Secara rutin mencuci masker kain yang digunakan, dikerjakan tiap hari.
4. Tidak membeli dan/atau menggunakan masker medis serta menyadari bahwa masker medis diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
5. Dapat membeli atau membuat sendiri masker kain dua lapis sesuai kebutuhan.
6. Tetap mengutamakan berada di rumah, menjaga jarak aman, sering mencuci tangan dengan sabun, dan melaksanakan etika batuk dan bersin.
7. Bagi yang ingin membantu sesama warga, maka bantulah dengan mengadakan, memproduksi dan membagikan masker kain.
8. Bagi pengurus wilayah (Ketua RT, RW, Kader PKK dan lain-lain) mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker di luar rumah.

(zap/zap)