Pandemi Corona, PT KCI Kembali Batasi Jam Operasional KRL Mulai 7 April

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 08:57 WIB
Rangkaian KRL Commuterline terparkir di Dipo Depok, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019). Dirut PT KAI  Edi Sukmoro berencana pada tahun ini akan menambah 160 gerbong KRL Jabodetabek, yang saat ini dalam sertifikasõ  tahap uji kelaikan di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta -

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali membatasi jam operasional KRL di tengah wabah virus Corona (COVID-19). Pembatasan itu dilakukan karena mobilitas penguna KRL semakin berkurang karena wabah virus Corona.

"Atas dasar perubahan mobilitas pengguna tersebut, jam operasional disesuaikan menjadi 04:00-20:00 WIB, dengan pengurangan frekuensi kereta di luar jam sibuk," kata Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2020).

Wiwik mengatakan kebijakan itu akan berlaku di semua perlintasan KRL mulai tanggal 7 April 2020. Ia menjelaskan berdasarkan catatan PT KCI, pengguna KRL berkurang drastis mencapai 70 persen setiap harinya dampak dari wabah virus Corona tersebut.

"Dari data selama dua pekan terakhir, jumlah pengguna KRL telah berkurang drastis pada waktu-waktu antara lain pukul 10:00-15:00 WIB dan setelah pukul 20:00 WIB," sebutnya.

Wiwik menambahkan penyesuaian waktu operasional ini sejalan dengan penyesuaian jam operasional berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta. Meski demikian, Wiwik tetap mengimbau agar pengguna KRL tetap beraktifitas di rumah.

"Meskipun demikian, PT KCI kembali menghimbau pengguna untuk tetap beraktivitas di rumah. Transportasi publik pada masa tanggap darurat pandemi virus corona ini tersedia untuk melayani mereka yang benar-benar memiliki kebutuhan mendesak," ucap Wiwik.

Simak juga video Dibatasi, Penumpang KRL Malah Menumpuk:

Selanjutnya
Halaman
1 2