Kemensos Hitung Besaran Bantuan untuk Warga di DKI agar Tidak Mudik

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 16:58 WIB
Menteri Sosial Juliari P Batubara
Juliari Batubara (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang tinggal di Jakarta agar tidak mudik ke kampung halaman. Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan pihaknya saat ini masih menghitung besaran bantuan yang akan diberikan.

"(Bantuan diberikan) dalam rangka mengurangi arus mudik dari DKI ke daerah-daerah lain. Mengenai kepastian besarannya, 1-2 hari ini difinalisasi," kata Juliari melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (4/1/2020).

Juliari menuturkan sudah ada beberapa versi yang diusulkan untuk cara penyaluran bansos tersebut. Hingga saat ini, Kemensos masih menunggu data para penerima bansos dari Pemprov DKI. Nantinya, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bansos itu dikhususkan bagi para pekerja harian lepas.

"Ada beberapa versi yang diusulkan (penyaluran Bansos). Termasuk soal data calon penerima yang kami masih tunggu dari DKI. Prinsipnya, kami memang akan memberikan bansos khusus untuk para pekerja harian di DKI, sesuai arahan Presiden," tuturnya.

"Hanya tinggal memastikan bahwa tidak ada satu keluarga yang mendapatkan bansos bertumpuk-tumpuk. Seperti PKH, sembako, Kartu Pra-Kerja, dan bansos tambahan ini," sambungnya.

Juliari mengungkapkan, permasalahan saat ini hanya pada data-data para penerima bansos saja yang masih belum diterima pihaknya. Adapun soal anggaran, menurut Juliari, sudah disiapkan.

"Tinggal itu saja, masalah cleansing data saja. Anggarannya sudah ada, ada beberapa triliun," ungkapnya.

Juliari menjelaskan, tidak semua anggaran itu digunakan untuk bansos DKI, mengingat kemungkinan status tanggap darurat yang mungkin saja diperpanjang nantinya. Juliari mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta program bansos harus sudah berjalan dua minggu lagi.

"Tapi tidak akan dihabiskan semuanya untuk DKI karena untuk jaga-jaga siapa tau status tanggap daruratnya diperpanjang lagi. Satu lagi, Presiden minta 2 minggu dari hari ini program tersebut sudah harus dijalankan di lapangan," pungkasnya.

Tekan Arus Mudik, Mensos Pastikan 2,5 Warga DKI Dapat Bansos:

(zak/zak)