Round-Up

Wanti-wanti Trump ke Warga AS Karena Corona Makin Mengganas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 05:32 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Foto: Presiden Donald Trump (dok. AP Photo)

Curhat Dokter di AS: Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

Seorang dokter setempat, Shamit Patel mengatakan bahwa rumah sakit kini bersiap untuk yang terburuk dalam beberapa hari ke depan. Dia pun berharap dirinya tak akan terpaksa memilih mana pasien Corona yang akan dirawat.

Sebagai contoh, sekitar 10 hari yang lalu, hanya separuh dari pasien-pasien penyakit dalam di Rumah Sakit Beth Israel yang telah berumur 46 tahun -- salah satu rumah sakit Mount Sinai di Manhattan -- yang menderita penyakit COVID-19. Namun pekan lalu, sebanyak 85-90 persen pasien yang masuk diketahui terinfeksi virus tersebut.

"Kami sudah berhenti menjumpai pasien reguler. Rumah sakit penuh dengan pasien Corona. Kami belum over kapasitas, namun kami memperkirakan bahwa rumah sakit akan over kapasitas," ujar Patel seperti dikutip kantor berita AFP

Gelombang pasien COVID-19 di Rumah Sakit Beth Israel sejalan dengan lonjakan cepat kasus virus corona di New York City, yang melonjak dari 463 kasus dua pekan lalu menjadi 36 ribu kasus pada Senin (30/3) waktu setempat.

"Dengan tingkat yang saya lihat, puncaknya bisa pada akhir pekan ini hingga pekan depan," kata Patel.

Patel mengatakan bahwa di bawah tekanan yang ekstrem ini, dirinya telah bersiap untuk yang terburuk. Baginya, yang terburuk bisa saja situasi yang mirip dengan yang terjadi di wilayah-wilayah tertentu di Italia, di mana sistem kesehatan begitu kewalahan sehingga tak bisa lagi merawat semua pasien.

Halaman

(aud/aik)