Round-Up

Wanti-wanti Trump ke Warga AS Karena Corona Makin Mengganas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 05:32 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Foto: Presiden Donald Trump (dok. AP Photo)

New York Berharap Bantuan Gedung Putih

Wali Kota New York, Bill de Blasio, meminta pengerahan tambahan dari pemerintahan Trump. De Blasio menyatakan bahwa yang terburuk masih mungkin terjadi beberapa pekan lagi.

"Ini adalah titik saat kita harus bersiap untuk pekan depan, ketika kita mengharapkan peningkatan besar dalam jumlah kasus. Apa yang saya minta sangat jelas, pekan lalu, yakni agar personel medis militer dikerahkan ke sini," ucap de Blasio.

De Blasio mengungkapkan dirinya telah meminta Gedung Putih mengerahkan 1.000 perawat tambahan, 300 terapis pernapasan dan 150 dokter hingga 5 April nanti. De Blasio menyatakan belum ada jawaban dari Gedung Putih atas permintaannya itu.

Lebih dari 30 negara bagian di AS memerintahkan warganya untuk tetap di rumah demi menangkal penyebaran virus Corona. Langkah tegas semacam ini berdampak pada perekonomian dan menjadikan jutaan orang -- untuk sementara -- tidak mendapatkan upah.

Menurut data yang dirilis Johns Hopkins University seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/4/2020), sejauh ini 4.076 orang telah meninggal karena penyakit COVID-19 di AS. Angka kematian tersebut meningkat lebih dua kali lipat dari jumlah 2.010 kematian yang tercatat pada Sabtu (28/3) waktu setempat lalu.

Jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di AS kini telah mencapai 189.510 kasus, atau terbanyak di dunia, meski Italia dan Spanyol mencatat lebih banyak kematian.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4