18.077 Orang Jalani Rapid Test di DKI, 299 Dinyatakan Positif COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 16:54 WIB
Pemerintah Kota Bogor menggelar Rapid Tes massal tahap 2. Ratusan warga yang masuk dalam orang dalam pantauan (ODP) dan orang dalam resiko (ODR) ikut dites.
Ilustrasi Rapid Test Corona (M Sholihin/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan ada lebih dari 18 ribu orang telah menjalani rapid test virus Corona (COVID-19). Persentase orang yang positif Corona tidak sampai 2 persen.

"Sampai Selasa, 31 Maret 2020, persentase positif COVID-19 sebesar 1,7 persen dari yang sudah dilakukan pemeriksaan rapid (test)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia saat jumpa pers di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan di akun YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/4/2020).

"Total 18.077 orang telah jalani rapid test. Dari jumlah tersebut, 299 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif," sambungnya.

Dwi mengatakan rapid test digelar di enam kota/kabupaten di Jakarta.

Dia mengatakan, pada data per hari ini, tercatat ada sebanyak 794 orang positif Corona di DKI Jakarta. Sebanyak 51 orang telah dinyatakan sembuh.

"Sebanyak 490 pasien dalam perawatan di rumah sakit, sedangkan yang menjalankan self isolation di rumah sebanyak 166 orang," ucap Dwi.

Ma'ruf Amin Pastikan Rapid Test Tak Langgar Physical Distancing:

(jbr/zul)