Inspeksi Balai KPIM Tanjung Priok, Edhy Prabowo Minta Ubah Perizinan

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 16:06 WIB
KKP
Foto: Dok. KKP
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Jakarta II di Kawasan Jalan Enggano, Tanjung Priok Jakarta Utara. Kunjungan ini dilakukan usai melepas ekspor hasil perikanan di kawasan Koja.

Dalam kesempatan tersebut, Edhy memotivasi jajarannya untuk tetap semangat dan memberikan pelayanan maksimal meski di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, ia meminta agar memaksimalkan mekanisme perizinan secara daring (online).

"Saya minta kepada jajaran saya untuk memangkas prosedur yang panjang serta mengubah proses perizinan terkait ekspor menjadi online sehingga lebih murah dan cepat," kata Edhy dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2020).

Usai bercengkrama dengan pegawai BKIPM Jakarta II, Edhy kemudian meninjau Pelayanan Perizinan Perkarantinaan terkait ekspor hasil perikanan. Ia optimistis ke depan semakin banyak hasil perikanan yang diekspor di tengah situasi wabah Covid-19 saat ini.

BKIPM, lanjutnya, tetap bertugas di pintu-pintu ekspor seperti Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Panjang Lampung, serta Pelabuhan Belawan Medan.

"Pesan saya untuk Anda semua, tetap jaga kesehatan agar kita dapat berjuang untuk menjalankan roda perekonomian kita melalui ekspor hasil perikanan," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melepas 3.200 ton ekspor hasil perikanan ke 13 negara seperti Perancis, Jerman, Itali, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Mauritus, Reunion, Taiwan, Thailand, USA, Vietnam dan Lithuania.

Nilai ekspor yang dilepas dari Jakarta ini mencapai Rp 194,6 miliar. Menggunakan KM OOCL Guangzhou, hasil perikanan tersebut berasal dari 36 perusahaan Indonesia yang dikemas dalam 115 unit kontainer.

Komoditi yang diekspor pada hari ini terdiri dari 28 jenis yaitu udang, cumi, paha kodok, sotong, cunang, cakalang, yellow fins tuna, kakap merah, kerupuk ikan. Kemudian bawal putih, kepiting kaleng, udang asin, tepung ikan, minyak ikan, keong kaleng, tempura udang, loin tuna, ikan kakak tua, ikan layaran, ikan kerapu, marlin, kepiting salju, ikan gulama, ikan barakuda, ikan cobia, ikan sebelah dan tepung udang.

(prf/ega)