Viral Video Ribut 'Mana Corona Biar Kutelan', Gubsu Edy Buka Suara

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 21:25 WIB
Ahmad Arfah Lubis-detikcom/ Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin. (Ahmad Arfah Lubis/detikcom)
Medan -

Sebuah video yang menunjukkan keributan antara anggota DPRD Medan Edi Saputra dan aparat kepolisian terkait proses pemakaman PDP Corona viral. Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi pun angkat bicara.

"Hak dia lah. Itu hak wewenang dia. Ya ditanyakan ke orangnya," kata Edy di Medan, Selasa (31/3/2020).

Edy kemudian menjelaskan bahwa pemakaman pasien terkait Corona yang meninggal sudah diatur oleh tenaga medis. Ada prosedur ketat yang harus dilakukan.

"Jenazah Corona ini sudah suatu aturan, SOP-nya ditangani medis Corona. Dibungkus dengan plastik, habis itu dimasukkan dalam peti. Petinya di lak dengan tekanan negatif virus. Habis itu dikuburkan oleh Muspida, Wali Kota atau Bupati, jadi bukan keluarga. Tidak ada menolak, itu udah wewenangnya satgas," ujar Edy.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan keributan antara Edi Saputra dan aparat kepolisian menjelang pemakaman salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) Corona yang meninggal di Medan viral. Polisi telah memberi penjelasan soal peristiwa tersebut.

Viral Ribut 'Mana Corona Biar Kutelan', Gubsu Edy Buka SuaraAnggota DPRD Medan cekcok mulut dengan polisi terkait proses pemakaman PDP Corona. (Screenshot Video Viral)

Dilihat detikcom, Selasa (31/3), tampak Edi yang menggunakan kemeja biru berdebat dengan aparat kepolisian. Pria tersebut terdengar menyampaikan protes soal prosedur pemakaman jenazah PDP Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2