ADVERTISEMENT

Pusat Batalkan Larangan Bus Jurusan Jakarta, Dishub DKI Bicara Zona Merah Corona

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 15:09 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafron Liputo.
Syafrin Liputo (Arief/detikcom)

Menurut Syafrin, Kemenhub saat ini sedang mengkaji dampak ekonomi dari larangan tersebut. Pemprov DKI Jakarta hanya menunggu arahan selanjutnya.

"Teman-teman Kemenhub sedang melakukan itu. Kita menunggu saja bagaimana kajian. DKI mengikuti apa yang menjadi kajian," ujar Syafrin.

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta merencanakan penyetopan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), serta bus pariwisata jurusan Jakarta. Kebijakan itu seharusnya berlaku pada Senin (30/3) pukul 18.00 WIB.

"Sesuai rapat kami kemarin sore bersama Dirjen Perhubungan Darat, Kepala BPTJ, juga Dirjen Bina Marga, banyak stakeholders lainnya. Itu sepakati mulai hari ini, jam 18.00 WIB itu kita akan melakukan pelarangan operasional bus dari Jakarta, Jabodetabek sebenarnya, dari Jabodetabek," ucap Syafrin kepada wartawan, Senin (30/3).

Namun Kemenhub menolak rencana tersebut. Kemenhub menyebut belum ada kajian ekonomi terkait dengan kebijakan penyetopan operasi bus tersebut.

"Sesuai arahan dari Menko Maritim dan Investasi selaku Plt Menhub (Luhut Binsar Pandjaitan), pelarangan operasional itu ditunda dulu pelaksanaannya, sambil menunggu kajian dampak ekonomi secara keseluruhan," ucap juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, saat dihubungi, Senin (30/3).

"Seperti yang menjadi arahan Presiden (Joko Widodo) di ratas (rapat terbatas) pagi tadi," ujarnya.


(aik/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT