Round-Up

Kementerian Agama Turun Tangan Atur Skema Pernikahan di Tengah Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 08:09 WIB
Kantor Kementerian Agama / Kemenag
(Foto: Dok. Kemenag)
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) yang kini menjadi pandemi global sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk salah satunya urusan pernikahan. Kementerian Agama (Kemenag) pun turun tangan dengan mengatur skema agar pernikahan tetap bisa dilangsungkan di tengah situasi seperti saat ini.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam, Kamaruddin Amin, mengatakan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) masih tetap berjalan sampai saat ini. Namun Kamaruddin menegaskan pelaksanaan pernikahan harus mengikuti protokol wajib sudah ditentukan.

"Ya kami juga sudah mengatur protokol untuk pelaksanaan nikah di tengah wabah Corona ini," ujar Kamaruddin saat dihubungi detikcom, Jumat (27/3/2020).

Kamaruddin menjelaskan, bila pernikahan digelar di KUA, jumlah orang yang berada di ruangan akan dibatasi hanya penghulu, pengantin, saksi dari kedua mempelai, dan wali nikah. Selain itu, semua yang hadir juga harus mengenakan masker.

"Misalnya jika tetap harus berlangsung pernikahannya maksimal dihadiri secara terbatas begitu. Hanya yang wajib-wajib saja, misalnya saksi kedua mempelai, kemudian wali, itu saja yang hadir dalam pelaksanaan ruangan nikah itu," ucapnya.

"Semuanya harus mengikuti protokol kesehatan, semua yang hadir harus pakai masker, semua harus cuci tangan dan kantornya harus didisinfektan juga. Jadi memastikan bahwa tidak terjadi transmisi virus di kantor KUA," imbuh Kamaruddin.

Pernikahan di Tengah Wabah Corona, Ijab Kabul Lewat Video Call:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3