Viral Hoax Larangan Keluar dari Rumah 28 Maret, Pemerintah: Delete Saja!

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 18:34 WIB
ilustrasi hoax
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Muncul pesan berantai yang melarang orang-orang keluar dari rumah pada Sabtu (28/3) besok karena hal buruk soal wabah virus Corona dikatakan bakal terjadi, penularan bakal banyak terjadi. Pemerintah memastikan pesan bak virus itu adalah hoax.

"Memang ini teror informasi. Ada yang tidak ingin ada ketenangan di negara ini, yakni pihak yang membikin hoax," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Yuri memastikan tak akan ada hal buruk terkait peningkatan penularan virus Corona pada 28 Maret besok. Penjelasan hoax bahwa itu adalah momentum masa inkubasi dinilainya tidak masuk akal.

"Tidak mungkinlah. Pesan itu bisa membikin tertawa sendiri. Dasarnya apa virus bisa menentukan tanggal 28 Maret? Setahu saya, virus tidak sekolah dan tidak bisa membaca kalender," kata Yuri.

Pesan viral itu dipungkasi dengan kata-kata yang sangat khas hoax, yakni, "Jangan abaikan pesan ini, bagikan ke semua kontak Anda." Yuri yakin masyarakat sudah semakin cerdas dan tidak mudah termakan hoax. Cara terbaik untuk melawan hoax adalah dengan tidak meneruskan (forward) pesan hoax itu.

"Langsung delete saja. Tidak ada ruginya men-delete langsung pesan seperti itu," kata Yuri.

Selanjutnya
Halaman
1 2