Anies Pastikan Physical Distancing Diterapkan di TransJakarta

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 15:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Antara Foto/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta memastikan physical distancing atau jaga jarak diterapkan di armada TransJakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona. Tempat duduk di TransJ telah diberi penanda yang boleh dan tidak diduduki.

"Alhamdulillah kalau kita lihat terkait pembatasan transportasi, TransJakarta yang boleh diduduki mana yang tidak boleh diduduki, jadi itu dibagi," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan langsung lewat channel YouTube Pemprov DKI, Kamis (26/3/2020).

Anies mengatakan untuk transportasi yang berada di bawah kendali Pemprov DKI diterapkan physical distancing. Sebab, dia menegaskan physical distancing merupakan faktor penting untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Jadi alhamdulillah yang di bawah kendali Pemprov DKI kita bisa kendalikan untuk memastikan sebaik-baiknya bahwa physical distancing itu benar-benar dilakukan karena ini penting sekali," ujarnya.

Anies mengatakan transportasi umum menjadi lokasi yang rentan penularan. Karena itu, pihaknya juga menyiapkan penjagaan di halte dan stasiun.

"Kendaraan umum salah satu tempat yang rentan, jadi itu kita lakukan, pendisiplinan juga dilakukan, penjagaan di luar halte maupun di luar stasiun," tuturnya.

Jalanan Jakarta Lengang, Anies Apresiasi Warga yang Tetap di Rumah:

(idh/hri)