Anies Siapkan Skenario Terburuk Tangani Corona Sampai 8.000 Kasus Positif

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 22:37 WIB
Anies Baswedan dan Tito Karnavian
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Eva Safitri/detikcom)

Penanganan terhadap tiga kelompok itu tidak bisa sama. Kelompok pertama dan kedua harus mendapat perhatian khusus.

"Dengan skenario itu, maka yang membutuhkan perawatan intensif adalah 20 persen pertama, yang 80 persen gejalanya ringan sehingga bisa menggunakan fasilitas yang relatif minim termasuk ke Wisma Atlet atau RS lain," kata Widyastuti.

"Tapi, yang 20 persen pertama akan membutuhkan fasilitas kesehatan lengkap (ventilator, bantuan oksigen, peralatan medis yang intensif) ini levelnya ICU dan IGD untuk 20 persen pasien yang masuk," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyiapkan beragam skenario dalam penanganan virus Corona. Jokowi ingin semua dampak virus Corona ini dikalkulasi secara matang.

"Skenario juga telah kita hitung, kita kalkulasi mengenai prediksi dari COVID-19 ini di negara kita Indonesia, bulan April seperti apa, bulan Mei seperti apa, skenario buruk seperti apa, skenario ringan seperti apa dan saya kira ingin kita berada skenario yang ringan, dan kalau memang betul-betul sulit dibendung ya kita paling tidak masuk ke skenario sedang jangan sampai masuk ke skenario paling buruk," kata Jokowi saat memimpin ratas bersama para gubernur seperti ditayangkan dalam YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman

(aik/idh)