Tingkat Kematian Virus Corona di RI Kini Turun Jadi 8,4 Persen

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 16:50 WIB
ilustrasi corona
Foto: ilustrasi Corona
Jakarta -

Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan data kasus Corona terbaru. Per 23 Maret 2020, jumlah kasus positif virus Corona di Indonesia menjadi 579 kasus dan 49 orang meninggal dunia. Tingkat kematiannya sebesar 8,4 persen.

"Total kasus menjadi 579," ujar juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan BNPB di YouTube, Senin (23/3/2020).


Data ini dihimpun hingga pukul 12.00 WIB tadi. Dengan jumlah 579 kasus, berarti ada penambahan 65 kasus positif Corona dari data sebelumnya.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan ada 514 kasus positif Corona hingga Minggu (22/3). Dari jumlah tersebut, 48 pasien meninggal dunia dan 29 lainnya sembuh. Sedangkan hari ini, jumlah warga yang meninggal menjadi 49 orang.

"Ada satu tambahan lagi kasus yang meninggal dari data yang kami rilis kemarin 48, sehingga total kasus meninggal 49," ungkap Yuri.

Sementara itu, pasien yang sembuh bertambah satu orang. Total pasien yang sembuh saat ini 30 orang.

Persentase tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) dihitung dengan cara membagi angka kematian dengan angka kasus yang terkonfirmasi sebagai positif Corona dikalikan 100.


Berdasarkan hitungan tersebut, tingkat kematian (case fatality rate) Corona per hari ini adalah 8,4 persen. Sedangkan tingkat kematian per Minggu (22/3) adalah 9,3 persen. Artinya, tingkat kematiannya turun. Kendati demikian, angkanya masih di atas rata-rata dunia.

Untuk diketahui, per Senin (23/3), angka kasus Corona di dunia berdasarkan data Universitas John Hopkins mencapai 341.722. Sedangkan angka kematiannya 14.759. Maka tingkat kematian rata-rata dunia diperoleh sebesar 4,3 persen.

(rdp/fjp)