Jemaah Masih Bisa Salat di Masjid Istiqlal, Layanan Wisata-Iktikaf Ditutup

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Sabtu, 21 Mar 2020 11:27 WIB
Suasana Masjid Istiqlal
Ilustrasi Suasana Masjid Istiqlal (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat hingga kini masih melayani jemaah yang ingin menunaikan salat lima waktu. Meski demikian, petugas meminta jemaah tidak melaksanakan salat secara berjemaah.

"Kami mengumandangkan azan masih untuk menunjukkan waktu salat, kemudian salat silakan salat sendiri-sendiri, habis salat silakan keluar," ujar Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/3/2020).

Abu menjelaskan, jemaah yang hendak masuk dan menunaikan ibadah salat harus melakukan pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu untuk mewaspadai penyebaran virus Corona (COVID-19). Selain itu, jemaah diminta untuk menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan.

"Kami di Istiqlal untuk yang mau salat, tidak berjemaah kita masih diberikan pelayanan, masih dipersilakan dengan mau diukur suhu tubuh ketika mau masuk tempat salat lantai utama, sama pakai hand sanitizer, wajib," ucapnya.

Setelah menunaikan ibadah salat, jemaah diminta segera keluar. Jemaah juga tidak diperkenankan iktikaf di dalam masjid. "Nggak ada (iktikaf), nggak bisa," ucapnya.

Selain aktivitas ibadah, Masjid Istiqlal kini telah menutup layanan kunjungan wisata. Selain itu, petugas tidak mengizinkan jemaah yang masuk hanya untuk beristirahat di dalam masjid.

"Yang non ibadah seperti istirahat, baring-baring wisata, itu yang ditutup," katanya.

Lebih lanjut, Abu mengatakan Masjid Istiqlal akan menggelar rapat terkait dengan surat edaran Gubernur DKI Jakarta No 6 Tahun 2020 tentang penghentian sementara kegiatan perkantoran dalam rangka mencegah penyebaran wabah Coronavirus Disease (COVID-19). Rapat ini akan dilaksanakan pada Senin (23/3).

"Senin besok kami ada rapat perihal surat edaran Pak Gubernur, mungkin keputusan baru lagi ya," ujarnya.

Penjelasan MUI soal Opsi Ibadah di Masjid atau Rumah terkait Corona:

[Gambas:Video 20detik]



(hri/hri)