RS Premier Bintaro Bantah Isu Lockdown Gegara Tenaga Medisnya Positif Corona

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 15:17 WIB
RS Premier Bintaro tegaskan isu lockdown hoaks. (Foto: dok. Istimewa)
RS Premier Bintaro tegaskan isu lockdown hoaks. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Beredar pesan RS Premier Bintaro di-lockdown karena adanya petugas medis yang terkena positif virus Corona (COVID-19). Pihak rumah sakit menegaskan informasi tersebut hoaks atau tidak benar.

CEO RS Premier Bintaro dr Juniwati Gunawan mengatakan aktivitas rumah sakit beroperasi normal. Tidak ada lockdown karena tenaga medisnya terpapar virus Corona.

"Manajemen Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia (RSDHI) menyatakan bahwa dalam masa tanggap darurat COVID-19 di Indonesia RS Premier Bintaro tetap beroperasi normal (tidak lockdown)," kata Juniwati dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (19/3/2020).

Juniwati menjelaskan RS Premier Bintaro saat ini fokus melakukan screening COVID-19 terhadap pasien, pengunjung, dokter, hingga staf. Jika ada pasien dengan gejala yang mengarah ke COVID-19, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditentukan.

"Kami fokus dalam melakukan screening COVID-19 pada pasien, pengunjung, dokter dan staf. Jika ada indikasi pasien dengan gejala mengarah kepada COVID-19, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI untuk ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku," tuturnya.

Lawan Corona, Spider-Man Parepare Bagi-bagi Hand Sanitizer:

Juniwati memastikan RS Premier Bintaro selalu mengedepankan keamanan tenaga medis, karyawan, dan pasiennya. Dia berharap pengunjung rumah sakit dapat mematuhi peraturan keselamatan yang telah ditetapkan manajemen.

"Segala bentuk pemberitaan yang bukan berasal dari Manajemen RSDHI adalah di luar tanggung jawab kami. Kami menjamin kepada masyarakat bahwa kami mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi pasien, dokter, staf dan semua orang yang berada dalam lingkungan rumah sakit. Harapan pengunjung Rumah Sakit mematuhi arahan dan peraturan keselamatan yang ditetapkan," papar Juniwati.

Sebelumnya, beredar informasi RS Premier Bintaro di-lockdown karena adanya petugas medis yang terkena positif virus Corona (COVID-19) di aplikasi perpesanan. Pesan tersebut meminta warga menghindari RS Premier Bintaro.

"Sis and Broo. Avoid RS Premier Bintaro dlu ya. Lg kena lockdown. 19 tenaga medis positif terkena covid19," demikian bunyi pesan tersebut.

(eva/mae)