Razia Merek di Pasar Tanah Abang, DJKI Sita Puluhan Baju Gamis 'Wakanda'

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 07:45 WIB
Razia merek baju gamis
Foto: Razia merek baju gamis 'wakanda' (ist.)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa melakukan razia pelanggaran merek di Pasar Tanah Abang. Dalam razia itu, disita puluhan baju gamis 'wakanda' yang melanggar aturan merek.

"Subdirektorat Penindakan dan Pemantauan telah melakukan penindakan terhadap beberapa lokasi toko di wilayah Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, sehubungan dengan dugaan adanya pelanggaran tindak pidana merek," kata Kepala Subdirektorat Penindakan dan Pemantauan DJKI Kemenkumham Ronald Lumbuun saat berbincang dengan detikcom, Kamis (19/3/2020).

Sidak dilakukan pada ada Selasa (17/3) kemarin. Penyidik PNS menggeledah toko yang diduga telah melanggar merek ALHARAMAIN-VIET, yang terdapat tiga toko di kawasan Tanah Abang Blok A.

Razia Merek di Pasar Tanah Abang, DJKI Sita Puluhan Baju Gamis 'Wakanda'Foto: Razia merek baju gamis 'wakanda' (ist.)

"Kami menyita sejumlah baju gamis atau baju muslim, buku keuangan, nota pembelian, kartu nama dan label baju merek toko, dan tas belanja, pada menggelar olah Tempat Kejadian Perkara di unit pertokoan Tanah Abang Blok A," ujar Ronald.

PPNS sudah memastikan bahwa penindakan ini telah memenuhi prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ronald Lumbuun mengungkapkan, penindakan pelanggaran merek dilakukan setelah adanya pengaduan dari pemilik hak merek kepada DJKI pada Agustus 2019.

"Sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana yang berlaku dan SOP pada Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, maka sebelum dilakukannya penindakan ini telah terlebih dahulu dilakukan beberapa giat, yaitu: setelah menerima pengaduan dari pemegang hak merek, maka kami meminta keterangan terhadap ahli dan pelapor," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2