Jejak Stadion BMW: Groundbreaking oleh Jokowi, Menang di Kasasi

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 15:09 WIB
Kondisi terkini Stadion BMW. Hingga saat ini progres pembangunan stadion untuk markas Persija itu masih dalam proses meratakan tanah.
Lokasi pembangunan Stadion BMW. (Pradita Utama/detikcom)

Stadion ini nantinya dibangun dengan desain ramah lingkungan kelas platinum, akan setara dengan Stadion Old Trafford milik Manchester United atau Santiago Bernabeu milik Real Madrid.

Di tengah jalan, BHP melayangkan gugatan atas kepemilikan tanah itu. BHP mengklaim tanah itu miliknya.

BHP menyatakan pihaknya mendapatkan tanah itu dari PT Sri Domes pada 26 November 1984. BPH mengklaim secara sepihak tanah itu dikuasai oleh perusahaan lain.

Pada 8 Juni 2007, sebanyak tujuh perusahaan swasta menyerahkan tanah itu ke Pemprov DKI Jakarta sebagai konsesi fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum/fasos).

Saling adu argumen hukum tak terelakkan. Pemprov DKI dan BPH beradu pendapat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Pada Mei 2019, PTUN Jakarta mengabulkan permohonan BPH. Pemprov DKI Jakarta tidak terima dan mengajukan banding.

Pada 30 September 2019, Pengadilan Tinggi TUN Jakarta mengabulkan permohonan Pemprov DKI Jakarta. Majelis banding membatalkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 282/G/2018/PTUN-JKT.

Gillian BPH tidak terima dan mengajukan kasasi. Apa kata MA?

"Tolak kasasi," demikian lansir panitera MA dalam website-nya. Perkara Nomor 99 K/TUN/2020 itu diketok dalam sidang pada 9 Maret 2020.

Dengan ditolaknya kasasi BPH, pembangunan JIS kini tidak ada halangan lagi. Status tanah sudah jelas milik Pemprov DKI Jakarta. Welcome, Jakarta International Stadium!

Halaman

(asp/idh)