ADVERTISEMENT

Siswa Belajar dari Rumah, KPAI: Anak-anak Stres Dikasih Banyak Tugas

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 14:21 WIB
Kantor KPAI
Kantor KPAI (Cici Marlina Rahayu/detikcom)

"Semestinya ada juknis atau petunjuk teknis, dan juklak atau petunjuk pelaksanaan seperti apa belajar di rumah dengan metode daring," imbuhnya.

Selanjutnya, Retno meminta dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah agar melakukan evaluasi dalam metode pembelajaran guru secara online. Dia ingin siswa tidak dibebankan dengan banyaknya PR yang diberikan.

"Home Learning dan Online Learning yang diharapkan itu adalah, para guru dan siswa berinteraksi secara virtual. Adanya interaksi seperti hari-hari biasa normal. Bedanya, interaksinya sekarang ini secara virtual. Itu saja. Bukan sekedar memberi tugas-tugas online," ucapnya.

Selain itu, Retno meminta agar pemerintah daerah turut meliburkan guru yang ada di sekolah. Menurutnya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) akan efektif apabila guru dan kepala sekolah juga bekerja dari rumah.

"Jangan peserta didiknya belajar di rumah, tetapi para gurunya tetap masuk untuk memenuhi absen. Merumahkan anak harus disertai merumahkan gurunya serta kepala sekolahnya," tutur Retno.

Seperti diketahui beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah telah meliburkan sekolah selama 2 minggu dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Sekolah pun tetap diminta untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah secara online.


(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT