Pariwisata Baduy Tutup Selama Darurat Corona

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 08:43 WIB
Perkampungan Baduy di Lebak, Banten
Foto ilustrasi masyarakat Baduy. (Bahtiar Rivai/detikTravel)
Jakarta -

Pariwisata adat budaya Baduy ditutup selama masa darurat penyebaran virus Corona di Banten. Wisatawan dilarang masuk ke kawasan Baduy di Desa Kanekes sampai 30 Maret 2020.

"Ditutup untuk ke Baduy Luar maupun Baduy Dalam. Kalau yang di dalam kan memang sudah ditutup selama 3 bulan ini karena ada (upacara) kawalu," kata Kepala Desa Baduy, Jaro Saija, kepada detikcom melalui sambungan telepon di Lebak, Banten, Rabu (18/3/2020).

Penutupan ini karena ada kekhawatiran penyebaran virus Corona masuk ke kawasan masyarakat adat. Para tetua lembaga adat Baduy sudah berkumpul dan menyepakati penutupan sementara untuk wisatawan.

"Soalnya, kata orang Baduy menjaga-jaga jangan sampai (virus) masuk ke wilayah Baduy," paparnya.

Kepada seluruh pokdarwis (kelompok sadar wisata) dan pemandu yang biasa membawa wisatawan ke Baduy diminta menghentikan sementara kegiatannya. Mereka diminta tidak membawa warga asing masuk ke Baduy.

Saija menjelaskan sudah membuat edaran termasuk kepada warganya agar tidak keluar dari tanah adat ke kota-kota besar.

"Edaran sudah ke mana-mana, ngasih tahu ke mana-mana," pungkasnya.

Tonton video Cegah Corona, Disdukcapil Purwakarta Setop Sementara Perekaman e-KTP:

[Gambas:Video 20detik]



(bri/dnu)