Round-Up

Dua Kali Asa Nurhadi Bebas Kembali Kandas

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 22:16 WIB
Pos Satpam di Perumahan Pandugo I Jalan Penjaringan Timur, Rungkut, Surabaya dipasangi foto Nurhadi. Ia merupakan tersangka kasus suap sekretaris MA.
Eks Sekretaris MA Nurhadi jadi buron. (Faiq Azmi/detikcom)

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Nurhadi, Rezky, dan Hiendra sebagai tersangka. Nurhadi disebut menerima total suap dan gratifikasi sekitar Rp 46 miliar.

Di sidang praperadilan sebelumnya, Hakim tunggal Akhmad Jaini menolak gugatan praperadilan yang diajukan Nurhadi. Putusan itu dibacakan di PN Jaksel, Selasa (21/1).

"Dalam pokok perkara menolak praperadilan untuk pemohon I, II, dan III untuk seluruhnya," ucap hakim Akhmad membacakan amar putusannya dalam persidangan.

Dalam praperadilan ini, Nurhadi, sebagai pemohon bersama Rezky Herbiyono (menantu Nurhadi) dan Hiendra Soenjoto (Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal/MIT). Ketiganya berstatus tersangka di KPK dengan sangkaan penyuapan dari Hiendra pada Nurhadi dan Rezky terkait pengurusan perkara di MA.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebutkan apa yang dilakukan KPK sudah sesuai dengan prosedur hukum. Untuk itu, menurut hakim, pendapat dari ahli yang dihadirkan tidak lagi dipertimbangkan.

"Menimbang berdasarkan bukti-bukti di atas, surat perintah penyidikan atau sprindik, yaitu nomor 143 dan 144 telah sah secara hukum," kata Akhmad.

"Menimbang mengenai peristiwa ataupun keterangan ahli baik dari para pemohon atau termohon, sehingga tidak perlu lagi dipertimbangkan lebih lanjut," sambungnya saat sidang putusan gugatan praperadilan Nurhadi yang pertama.

selanjutnya
Halaman

(aud/aud)