Barang Bukti Kasus Simpan Zat Radioaktif Ilegal Dititipkan Polisi ke Batan

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 17:24 WIB
Tim Teknisi Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) dari Korps Brimob Polri diterjunkan ke lokasi yang terpapar radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (15/2/2020). Tim KBR mengecek di titik paparan radioaktif.
Lokasi radioaktif di Batan Indah (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengatakan pihaknya masih mengembangkan dan perlu menyelesaikan berkas perkara atas nama tersangka SM, warga Kompleks Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (Tangsel). Selama proses pemberkasan perkara, polisi mengatakan barang bukti berupa zat radioaktif dan barang-barang yang telah terkontaminasi dititipkan ke pihak Batan.

"Barang-barangnya kami titipkan di Batan," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu Brigjen Agung Budijono di Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Agung menjelaskan polisi tak membawa barang bukti ke markas mereka. Hal itu dikarenakan ada perlakuan dan alat-alat khusus untuk menyimpan benda tersebut.

"Mohon maaf dalam press release ini kami tidak menghadirkan barang buktinya, karena ini demi keselamatan kita bersama, karena ada alat dan perlakuan khusus terhadap barang bukti itu," terang Agung.

Sebelumnya diberitakan, polisi menetapkan SM sebagai tersangka karena menyimpan zat radioaktif secara ilegal. Meski berstatus tersangka, SM tak ditahan.

"Ancamannya memang kita tidak bisa lakukan penahanan karena (ancaman kurungan penjaranya) di bawah 5 tahun. Untuk pengembangan, kami masih dalam proses," kata Agung.

Agung menuturkan SM dijerat dengan Pasal 42 dan 43 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Dalam Pasal 42 tertuang ancaman pidana paling lama 2 tahun dan atau denda Rp 50 juta. Sementara itu, dalam Pasal 43 tertuang ancaman denda paling banyak Rp 100 juta.

Dari kediaman pelaku, polisi menyita indium-192 sebanyak 19 buah, cesium sebanyak 2 vial, cesium-137 sebanyak 1 buah. Polisi juga menyita barang-barang yang terpapar radioaktif cesium-137 seperti kontainer sebanyak 8 buah, silinder stainless steel berlogo radioaktif sebanyak 3 buah, paving block 2 buah, dan serpihan kayu 1 plastik.

(aud/gbr)