Serang Polisi Pakai Badik di Polres Meranti, Pria Ini Ditembak Mati

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 23:06 WIB
Garis Polisi Dilarang Melintas
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Pekanbaru -

Pria inisial AH warga Selat Panjang, Kabupaten Meranti, Riau terpaksa ditembak mati karena menyerang anggota polisi menggunakan badik. Sebelum melakukan penyerangan dia sempat status di akun Facebook-nya akan menebas leher anggota polisi yang menahan motornya.

"Pelaku AH di Mapolres Meranti mencoba menyerang anggota polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis badik yang dia simpan di balik bajunya. Insiden itu terpaksa diredam polisi dengan cara melakukan tindak tegas dan terukur hingga korban tersungkur dan tak bernyawa," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, kepada wartawan, Kamis (12/3/2020).

Sunarto menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/3) pukul 16.45 WIB. Pelaku awalnya diamankan petugas karena selalu menghadang setiap warga yang melintas di Jalan Insit, Selat Panjang. Tak hanya warga, anggota polisi yang akan berobat pun dihadangnya di jalan.

"Dari sinilah, sehingga pelaku diamankan dan dibawa ke mapolres untuk dimintai keterangan, Tetapi pelaku justru marah-marah dan akan menyerang dengan badik," kata Sunarto.

Sebelum melakukan penyerangan di Mapolres Meranti, pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB pelaku mem-posting status di akun FB-nya. Dalam status tersebut, AH menyebut dirinya ditilang karena mengendarai sepeda motor tanpa helm saat mengantar anaknya ke sekolah.

Dia tidak terima ditilang dan lewat status FB meminta polisi mengembalikan sepeda motor ke rumahnya. Jika motor tak diantar, dia mengancam akan menebas leher polisi. Hanya saja status tersebut hanya bisa dilihat akun FB yang berteman dengan AH.

Menurut Sunarto, setelah pelaku diberikan tindakan tegas, pihaknya segera berkomunikasi dengan Bupati Meranti serta tokoh masyarakat. "Ini untuk meredam isu yang tidak benar. Saat ini situasi di Kabupate Meranti kondusif," tutup Sunarto.

(cha/jbr)