300x250
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain gerobak berisi speaker, dangdutan itu dinyanyikan secara langsung oleh biduan.
"Ada (biduan)," katanya.
Acara dangdutan itu viral di media sosial. Usut punya usut, dangdutan yang viral itu digelar pada Minggu 8 Maret 2020 lalu.
Menurut Fuad, dangdutan itu bukan sebuah hajatan khusus, melainkan hura-hura yang dilakukan oleh oknum warga.
"Acara hura-hura dia aja. Bukan karena ada hajat itu nggak ada. Cuma inisiatif dia aja," ujar Fuad.
Fuad pun menyayangkan aktivitas dangdutan yang sudah sering terjadi di area pemakaman tersebut. Menurutnya, hal itu tidak etis.
"Ya kalau dia mungkin anggapnya hiburan ya. Kalau kita kan hiburan pada tempatnya. Tempat yang enak bukannya di makam, walaupun (speakernya) di anu (di jalan) tapi orangnya di makam semua," ucapnya.
Dangdutan itu diikuti oleh sekitar 20 orang. Selain beberapa warga setempat, ada juga beberapa warga dari luar yang meramaikan dangdutan di tengah makam tersebut.
