Diminta Koordinasi ke PNG untuk Tindak Jubir OPM, Polri: Kami Siap Bantu

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 20:31 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Saiman/detikcom)
Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Saiman/detikcom)
Jakarta -

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab merasa namanya dicatut dan dicemarkan lantaran disebut melakukan kontak telepon dengan pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen. Kemudian, pihak Kodam XVII/Cenderawasih meminta Polri menindak Juru Bicara TPNPB/OPM, Sebby Sambom, yang menyebar berita tersebut.

"Nanti kami akan komunikasikan kejadiannya seperti apa. Kami siap membantu," jawab Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, menanggapi permintaan Kodam XVII/Cenderawasih.


Hal itu disampaikan Argo saat dihubungi detikcom, Senin (9/3/2020) malam.

Media The TPNPB News mengeluarkan rilis yang menyebut Herman melakukan kontak telepon dengan Telenggen. Rilis pers tersebut dinilai oleh Kodam XVII/Cenderawasih sebagai pembohongan publik.

Selanjutnya
Halaman
1 2