Analisis Awal Psikolog Anak soal Postingan-Gambar Ngeri ABG Slenderman

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 14:52 WIB
Polisi rilis pembunuhan bocah A di Sawah Besar, Jakpus
Polisi merilis pembunuhan bocah A di Sawah Besar, Jakpus. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

ABG N (15) tega membunuh seorang bocah A (5) di Sawah Besar, Jakarta Pusat, karena diduga terinspirasi film horor dan tokoh Slenderman. N sempat mengaku puas setelah membunuh. Psikolog menduga hal ini bisa didasari oleh keinginan eksistensi.

Sebagaimana diketahui, N sempat menulis sebuah status di FB soal aksinya itu. Dalam statusnya, tak ada nada bersalah sama sekali. Psikolog tumbuh kembang anak, Dr Indria Laksmi Gamayanti, M.Si, mengatakan kondisi psikologis seperti ini bisa didasari oleh beragam faktor.

"Kalau dia kata-kata di FB itu bisa jadi karena tontonannya, bacaannya, hal-hal seperti itu. Kan ada itu cerita-cerita horor dan cerita detektif, seperti melakukan sesuatu terus dia melakukan apa. Itu ada. Tapi itu di satu sisi," ujar Indria Laksmi saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2020).

Namun Laksmi mengatakan faktor lain juga bisa punya pengaruh. Menurutnya, bisa saja si ABG itu menyerahkan diri karena dorongan nuraninya atas rasa bersalah.

"Mungkin saja dia sebetulnya masih punya hati nurani, kemudian ada rasa penyesalan yang dalam. Kan bisa saja. Kemudian dia terdorong menyerahkan diri," tutur Ketum Pengurus Pusat Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (PPIPKI) ini.

Tonton juga 'ABG Bunuh Bocah di Jakpus Terinspirasi dari Film Horor Chucky':

Selanjutnya
Halaman
1 2