Penahanan Wartawan di Makassar karena Berita Korupsi Ditangguhkan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 20:25 WIB
Ilustrasi Penjara
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Dalam nota kesepahaman tersebut, lanjut Azis Dumpa, penegakan hukum apabila terkait soal penyalahgunaan profesi wartawan, maka seluruh dugaan tindak pidana bidang Pers diselesaikan di luar KUHPidana.

"Yang penanganannya dilakukan berdasarkan UU No 40/1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik dan Peraturan Dewan Pers terkait terlebih dulu melalui proses di dewan Pers," kata Azis Dumpa.

Berdasarkan pertimbangan ini, kata Azis, timnya meminta kepolisian menghentikan proses penyidikan dalam kasus ini.

"Aliansi meminta kepada Kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap anggotanya yang melakukan proses hukum terhadap Muhammad Asrul yang menurut aliansi tidak memahami penyelesaian kasus sengketa pers," kata Azis Dumpa.

Aliansi, lanjut Azis, juga mengecam kasus Asrul lantaran menambah daftar panjang penggunaan pasal karet UU ITE yang terus menelan korban kriminalisasi yang fatalnya kali ini dialami oleh jurnalis.

"Hal ini semakin memperparah iklim ketakutan untuk berekspresi dan berpendapat karena pasal karet UU ITE yang tentunya semakin memperburuk kondisi demokrasi," katanya.


(idh/idh)